Keahlian membuat mobil yang dilakukan oleh anak-anak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Solo dan menjadi wacana nasional akhir-akhir ini menjadi perhatian Walikota Baubau Drs H MZ Amirul Tamim M Si. Bahkan, saat penyerahan bantuan netbook personal computer dan lcd proyektor rakitan SMKN 2 Baubau kepada 6 Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara Senin (30/1), orang nomor satu di Kota Baubau ini mengharapkan agar dalam waktu dekat ini guru-guru SMKN 2 Baubau melakukan studi banding ke Solo dalam waktu dekat ini untuk pembuatan mobil.
Menurut Amirul Tamim, keterampilan anak-anak sekolah menengah kejuruan di Solo dalam merakit mobil dan motor sesungguhnya tidak kalah dengan keterampilan dan kemampuan anak-anak sekolah menengah kejuruan di Baubau. Oleh karena itu, keinginan untuk melakukan studi banding ke Solo sudah terlebih dahulu dibicarakan dengan pihak sekolah menengah kejuruan di Solo yang siap memberikan pengetahuan kepada guru-guru sekolah kejuruan di Baubau dalam merakit mobil dan motor."Yang perlu ditangkap dari keberhasilan anak-anak Solo dalam merakit mobil dan motor adalah sesuatu buat masa depan daerah ini,"ujarnya.
Amirul Tamim yang juga sekretaris DPW PPP Sulawesi Tenggara ini mengaku bangga dengan anak-anak SMKN 2 Baubau saat ini meski hanya merakit tapi sudah mampu membuktikan hasil karyanya untuk dipergunakan kepada sekolah menengah kejuruan yang ada di 6 Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Bombana, Buton, Buton Utara, Muna, Wakatobi dan Kota Baubau. Tentu ini merupakan tantangan ke depan untuk lebih maju lagi seperti halnya dengan anak-anak sekolah menengah kejuruan yang ada di Solo yang sekarang sudah menjadi isu nasional.
Anak-anak sekolah menengah kejuruan ungkap Amirul Tamim haruslah diberikan kesempatan yang seluas-luasnya. Oleh sebab itu, SMK yang ada di 6 wilayah Kab/Kota ini diberikan perhatian untuk menjadi sekolah alternatif. Apalagi, kawasan ini memiliki Sumber Daya Alam yang sangat potensial sehingga bila pengelolaan Sumber Daya Alam tidak maksimal disiapkan maka anak-anak di kawasan ini akan menjadi penonton dalam pengelolaannya.
Sementara itu Kasek SMKN 2 Baubau Amiruddin Yondo mengatakan, sejak tahun 2009 lalu, SMKN 2 Baubau mendapat bantuan 21 unit netbook dari SMK Jakarta untuk dirakit. Kemudian tahun 2012 juga mendapatkan bantuan sebesar 265 netbook dan lcd proyektor bersama dengan 5 kabupaten yakni Bombana, Buton, Buton Utara, Muna dan Wakatobi. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi penerima untuk meningkatkan sumber daya guru. Sedangkan bagi perakit selain untuk peningkatan sumber daya juga untuk quality control dari alat-alat yang dirakit. LAY
- Selasa, 14 Oktober 2008Bau-Bau Expo 2008 Berlangsung Meriah
- Selasa, 22 Juni 2010KEBERHASILAN SMAN 2 KOTA BAU-BAU MENJADI JUARA TERBAIK KOMPETISI IM3 YANG DIIKUTI 3 WILAYAH SULAWESI, MALUKU DAN PAPUA
- Jum'at, 30 Juli 2010Lamangga Wakili Baubau Lomba Dasawisma Tingkat Sultra
- Kamis, 6 Januari 2011Walikota Tinjau Jalan Pendekat Jembatan Pulau Buton dan Pulau Muna
- Selasa, 22 Juni 2010Mengadri Membuka FPPM III dan Meresmikan Kantor Walikota










