Baubau Logo
Perfect Sunset
Keindahan laut saat matahari terbenam di laut Baubau
Keindahan laut saat matahari terbenam di laut Baubau
Kecamatan
Dinas dan Instansi
 
Senin, 16 Januari 2012
Nelayan Baubau Peroleh Bantuan Kapal dan Alat Tangkap

amirul_serahkan_15_unit_kapal_nelayan_400Nelayan Kota Baubau yang berkumpul di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wameo Senin (16/1) terlihat sumringah. Betapa tidak, sebanyak 15 kelompok nelayan berhak mendapatkan bantuan dari Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia Provinsi Sultra berupa 15 buah kapal dengan kapasitas 5 GT dan alat penangkap ikan. Bahkan, Walikota Baubau Drs H MZ Amirul Tamim M Si menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada perwakilan 15 kelompok nelayan yang ada dalam wilayah Kota Baubau ini.

Menurut Walikota Baubau Amirul Tamim, sesungguhnya bantuan 15 buah kapal dan alat penangkap ikan kepada nelayan Baubau masih sangat kecil karena masih banyak nelayan yang sangat membutuhkan dengan bantuan tersebut. Apalagi disadari, kondisi pendapatan nelayan masih sangat rendah dibandingkan dengan usaha-usaha lain. Harusnya, nelayan Baubau punya pendapatan yang lebih tinggi dikarenakan banyaknya hasil ikan yang didapatkan.

Nelayan Baubau ungkap Amirul Tamim, berada pada posisi yang lemah dikarenakan menangkap ikan banyak dan sedikit sama saja. Hal ini disebabkan, nelayan Baubau tidak bisa menentukan harga ikan. Sehingga, tidak ada alternatif lain kalau ikan berlebih dan tidak laku harus dibuang karena tidak ada penampungan ikan.

Oleh karena itu, Pemkot Baubau membangunkan cold storage dan pabrik es beberapa waktu yang lalu untuk mengatasi permasalahan nelayan tersebut. Bahkan, di tahun 2012 ini akan dibangun pula pabrik es yang modern untuk memudahkan nelayan dalam memperoleh es."Mudah-mudahan dengan bantuan kapal ikan dan alat penangkap ikan ini akan merubah nasib nelayan Baubau menjadi lebih baik lagi dengan peningkatan pendapatan,"ujar Amirul Tamim.

Sementara Kadis Kelautan dan Perikanan Kota Baubau Drs Muh Djudul M Si menjelaskan, penyerahan bantuan kapal dan alat penangkap ikan kepada 15 kelompok nelayan Baubau diharapkan akan memberikan manfaat ganda selain peningkatan pendapatan juga mampu mendorong produksi ikan di Baubau dan nasional. Alat penangkap ikan yang dimaksudkan antara lain jaring, pancing, alat bantu GPS untuk mendeteksi keberadaan ikan dan teropong.

Usai menyerahkan kapal dan alat penangkap ikan kepada nelayan, Walikota Baubau Amirul Tamim bersama kepala-kepala SKPD melalukan uji coba kapal ikan berkekuatan 5 GT tersebut mengelilingi perairan Baubau mulai dari TPI Wameo sampai ke pantai nirwana. LAY

Berita Lainnya