Program sertifikasi prona tahun 2012 terjadi peningkatan jumlah bidang tanah yang akan disertifikasi, bila ditahun 2011 lalu sertifikasi Prona ditujukan bagi 850 bidang tanah, maka tahun 2012 meningkat menjadi 1000 bidang tanah. Demikian dikatakan, Kepala seksi Hak tanah dan Pendaftaran Tanah, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Baubau, La Ariki.
Kata La Ariki, sertifikasi prona 1000 bidang tanah tersebut, tersebar di sebelas Kelurahan, yakni Kelurahan Liabuku 100 bidang, Waliabuku 100 bidang, Kampeonaho 50 bidang, Sukanaeyo 100 bidang, Waruruma 50 bidang, Bugi 100 bidang, Karya baru 50 bidang, Gonda baru 50 bidang, Kalia-lia 100 bidang. Kantalai 50 bidang, Sulaa 200 bidang dan dan Kelurahan Kadolokatapi 50 bidang tanah.
Anggaran sertifikasi Prona bersumber dari APBN, namun ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi. Karena ada juga yang tidak dianggarakan dalam APBN, seperti patok tanda batas, materai dan daftar-daftar isian serta administrasi di Kelurahan, jelasnya. Juga telah dilakukan pertemuan dengan para Lurah yang akan memperoleh sertifikasi prona.
Sedangkan untuk sertifikasi tanah UKM, belum ditetapkan lokasinya karena masih harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan dinas terkait. Begitu pula dengan sertifikasi tanah pertanian masih belum ditetapkan kelurahan mana saja yang akan diberikan.
Karena itu ia menghimbau agar warga yang akan mengurus sertifikasi prona, untuk menyiapkan berkasnya, seperti alas hak. Selain itu, warga juga segera membenahi batas-batas tanahnya sebelum petugas BPN Baubau turun kelapangan melakukan pengukuran.”ini dilakukan agar tidak terjadi keterlambatan dalam prosesnya,”imbuhnya. (sumber: Radar Buton)
- Senin, 12 April 2010Amirul : Masih Banyak Belum Tahu Penyebab Perubahan Iklim
- Kamis, 29 Desember 2011Peringatan Hari Ibu yang dirangkai dengan HUT DPW ke-12
- Rabu, 14 Januari 2009Pemkot Upayakan Tata Ruang Terpadu
- Rabu, 3 September 2008Safari Ramadhan Pertama di Masjid Raya Bau-Bau
- Jum'at, 23 Maret 2012Amirul Digelari Walikota Senior










