Rekor Pemilik Benteng Terluas di Dunia dari MURI
Benteng didirikan abad XVI - XVII, sepanjang 2,74 Km dan tebal 1 Meter
Satu langkah maju lagi kini ditorehkan Pemkot Bau-Bau dibawah kepemimpinan Walikota Bau-Bau Drs. MZ Amirul Tamim M.Si dan Wakil Walikota Bau-Bau Drs. H LM Halaka Manarfa yang menjalin kerja sama dengan Korea.Kerja sama tersebut dituangkan oleh Walikota Bau-Bau Drs. MZ Amirul Tamim M.Si dengan Dr Lee Ki Nam keturunan raja agung Sejong pencipta huruf korea abad ke-15 dalam sebuah kesepakatan yang dinamakan Memorandum of Understanding (MOU) on Academic And Research Cooperation Between Bau-Bau City, Indonesia The Humminjeongeum Society of Korea, Korea di aula kantor Walikota Bau-Bau Palagimata (17/7).
Menurut Walikota Bau-Bau Amirul Tamim, MOU yang sudah ditandatangani oleh Pemkot Bau-Bau dengan pemerintah Korea adalah terkait kerja sama pendidikan dan kebudayaan yang berisi kerja sama saling menguntungkan kedua belah pihak. Dalam kerja sama nanti kata orang nomor satu di Bau-Bau ini diharapkan di Bau-Bau akan dibuka pusat pendidikan bahasa Korea. Kemudian, tenaga kerja dari Bau-Bau akan diterima untuk di pekerjakan pada perusahaan-perusahaan Korea. Disamping itu, bisa menfasilitasi pengusaha Korea untuk berinvestasi di Bau-Bau.
Bahkan, aparatur Pemkot Bau-Bau juga akan dilatih bahasa Korea termaksud siswa-siswi Bau-Bau akan diberikan beasiswa untuk menempuh pendidikan di negeri ginseng tersebut."Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Korea yang telah bekerja sama dengan Pemkot Bau-Bau sebab kerja sama ini bisa memberikan manfaat yang cukup besar. Oleh sebab itu, selain bisa belajar lebih banyak, kerja sama diharapkan akan terus berlanjut secara terus menerus,"kata Amirul Tamim.
Dihadapan perwakilan Pemkot Bau-Bau, Amirul juga menjelaskan potensi yang dimiliki Kota Bau-Bau mulai dari kekayaan bahasa yang mencapai ratusan bahasa, budaya, sampai kepada kekayaan alam yang cukup indah yang akan menjadi daya tarik sendiri bagi setiap orang yang datang ke Bau-Bau. Tentunya, dengan segala potensi yang dimiliki Bau-Bau tersebut diusahakan akan digali terus agar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Dr Lee Ki Nam keturunan raja agung sejong generasi ke-21 yang mewakili pemerintah Korea dengan bahasa Korea yang diterjemahkan oleh Prof Dr Chun Thai Hyun yang pernah datang ke Bau-Bau saat simposium pernaskahan beberapa waktu yang lalu mengakui banyak yang sanksi dengan kedatangannya untuk pertama kali ke Bau-Bau. Akan tetapi, dikarenakan diilhami oleh seminar simposium pernaskahan internasional tahun 2005 lalu sehingga dirinya datang ke Bau-Bau untuk bertemu dengan siapa yang melaksanakan symposium itu yang ternyata adalah Walikota Bau-Bau Drs MZ Amirul Tamim M Si yang begitu tampan, dinamik, pencipta dan rekayasa."Saya kagum melihat Bau-Bau yang ternyata ketika saya masuk di ruangan pertemuan juga ada elektronik buatan Korea yakni Samsung,"Dr Lee Ki Nam dengan bahasa Korea yang diterjemahkan Prof Chun.
Dr Lee mengakui di Buton ada budaya dan sejarah mendalam yang membanggakan sehingga kini pihaknya tengah memikirkan sebuah proyek untuk membantu Walikota guna menjadikan Bau-Bau sebagai pusat pendidikan pemeliharaan bahasa dan budaya. Hanya saja, pihaknya mengaku terkesan dan sedikit cemburu dengan Walikota Bau-Bau MZ Amirul Tamim yang telah lebih dulu memprogramkan budaya setempat. "Bila proyek ini semua warga Bau-Bau ikut serta maka Dr Lee optimis seluruh dunia akan memperhatikan Bau-Bau,"ujarnya optimis. Dalam kerja sama pengiriman tenaga kerja tambah Dr Lee, Korea telah mengadakan kerja sama dengan 6 negara Asean termaksud Indonesia. Namun demikian, kebanyakan tenaga kerja yang dikirim ke Korea berasal dari Indonesia bagian barat seperti Jakarta.
Oleh sebab itu dengan adanya kerja sama ini maka pemerintah Korea akan memberikan kesempatan kepada orang-orang Buton untuk bekerja di Korea termaksud akan mengajarkan bahasa Korea sebelum bekerja di Korea sebab hal ini merupakan syarat utama untuk bekerja di negeri ginseng tersebut."Program ini merupakan langkah pertama dalam pelaksanaan proyek membantu Walikota. Karena itu, Saya pimpinan Bau-Bau untuk melakukan kunjungan ke Korea,"tukasnya. (Lay-Kepres)
- Jum'at, 30 Oktober 2009Ritual Haroa Sebelum Berangkat Haji
- Kamis, 17 Maret 2011 PoL PP, Perlu Mengedepankan Penataan bukan Penertiban
- Jum'at, 15 Oktober 2010HUT Baubau, Pemkot Ziarah ke Makam Sultan Murhum
- Rabu, 4 Mei 2011Amirul Tamim: Poles Kotamara, Tangkap Kejenuhan Makassar
- Kamis, 19 Nopember 2009Distributor Musnahkan Produk Kadaluarsa








