Pada era otonomi daerah sekarang ini haruslah menjadi perhatian bersama karena banyak tanggungjawab dikelola secara baik terutama berkenaan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelayanan dasar masyarakat, pelayanan ketertiban umum dan ketentraman hidup masyarakat. Oleh karena itu, otonomi memang harus lebih dipahami dan dimaknai secara utuh oleh pemerintah daerah, DPRD, partai politik dan seluruh masyarakat sehingga tidak hanya sekedar hak dan kewenangan yang dituntut melainkan juga kewajiban dan tanggungjawab ditunaikan.
Demikian dikatakan Walikota Baubau Drs H MZ Amirul Tamim M Si pada pidato pengantar Walikota Baubau dalam menyongsong HUT RI ke-66 di ruang sidang DPRD Kota Baubau Senin (16/8).
Pelaksanaan pembangunan selama ini menurut Amirul Tamim diakui telah menghasilkan banyak hal yang positif. Namun perjalanan masih panjang untuk dapat mencapai tahapan pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah yang optimal. "Melalui semangat proklamasi kemerdekaan ini, saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama memahami hakikat dan konteks kebijakan besar yang telah menjadi komitmen bersama antara pusat dan daerah,"ujarnya.
Ditambahkan, berkembangnya demokratisasi kehidupan berbangsa dan bernegara serta komitmen nasional untuk mewujudkan pola kepemerintahan yang baik (good governance) telah mendorong pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah sebagai salah satu pokok penyelenggaraan berbagai aktrivitas pembangunan. Namun demikian, agar sesuai dengan amanat konstitusi (pasal 1 UUD 1945) pola tersebut tetap terwujudkan daam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan demikian didalam pengejewantahannya pengertian desentralisasi tidak dapat dipisahkan dari otonomi daerah karena sesuai dengan prinsip NKRI.
Lebih lanjut dijelaskan, esensi otonomi daerah adalah membangun dan mendorong kemandirian daerah yang bertujuan mencapai kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat, tentunya dalam kaitan ini dibutuhkan pelaku-pelaku pembangunan yang cerdas, visioner, kreatif, inovatif, cekatan, keberanian memanfaatkan peluang serta upaya peningkatan nilai tambah dan daya saing daerah yang tentu saja dalam pelaksanaannya harus dilandasi dengan rasa tanggungjawab. LAY
- Selasa, 3 April 2012Fasilitas Pendukung FKN VIII Dipercepat Dibangun
- Sabtu, 7 Mei 2011Walikota Seoul Undang Duta Seni Baubau
- Sabtu, 31 Juli 2010Pemkot dan DPRD Baubau "Belajar" Pengelolaan Aset di Bogor
- Kamis, 21 Agustus 2008Amirul Buka Seminar Pendataan Holtikultura
- Rabu, 16 Juli 2008Menteri Kelautan Dipastikan Buka Festival Perairan Puma










