Prosesi Upacara Adat Tuturangiana Andala
Proses upacara adat ini dilaksanakan pada Festival Perairan Pulau Makassar 2008
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH melalui Walikota Baubau Drs H MZ Amirul Tamim M Si saat upacara hari pramuka ke-50 tingkat Kota Baubau Minggu (14/8) mengatakan,
revitalisasi gerakan pramuka yang telah berjalan selama lima tahun, dengan tujuan utamanya adalah untuk memantapkan eksistensi gerakan Pramuka serta untuk meningkatkan fungsi gerakan pramuka, dalam lima tahun ini memang telah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan. Namun demikian, bersamaan dengan itu, harus diakui pula bahwa tantangan yang dihadapi oleh gerakan pramuka dan juga oleh kaum muda Indonesia, juga makin bertambah berat. Gerakan pramuka, pendidikan kaum muda di Indonesia, dituntut untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda.
Menurut Amirul Tamim, sesunggunyalah pada dewasa ini, gerakan pramuka serta generasi muda di Indonesia banyak menghadapi pelbagai masalah. Masalah dan ataupun tantangan yang dimaksud antara lain adalah masih tingginya angka putus sekolah, sulitnya mendapatkan pekerjaan, maraknya tindakan kriminalitas yang melibatkan generasi muda, rendahnya rasa hormat kaum muda kepada orang tua dan para guru, perubahan gaya hidup yang menjurus pada perilaku tidak sehat, meningkatnya perilaku merokok pada usia muda, makin tingginya konsumsi narkoba dan zat adiktif, serta makin meningkatnya pergaulan bebas yang berakibat pada terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan dan aborsi di kalangan generasi muda, tentu saja sangat memperihatikan kita semua.
Untuk kepentingan bangsa dan negara pada masa depan ungkap Amirul Tamim, pelbagai masalah dan atau tantangan yang dihadapi tersebut, tentu saja harus segera dapat ditanggulangi. "Disinilah menjadi penting peranan gerakan pramuka. Sebagai lembaga pendidikan non formal yang tujuan utamanya adalah untuk membentuk karakter kaum muda, menanamkan semangat kebangsaan, serta meningkatkan keterampilan generasi muda, Gerakan Pramuka memang dapat berbuat banyak,"ungkapnya menirukan pernyataan ketua kwartir nasional gerakan pramuka Azrul Azwar.
Sementara itu, sejarah memang telah mencatat besarnya peranan anggota dan organisasi Pramuka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada masa-masa awal kebangkitan nasional, para anggota Pramuka (kepanduan) mempunyai peranan besar dalam membangkitkan semangat kebangsaan. Pada sekitar tahun 1920-an para anggota Pramuka (kepanduan) berperan besar dalam menggalang semangat persatuan. Untuk kemudian, pada masa-masa awal kemerdekaan, para anggota Pramuka (kepanduan) berperan besar dalam menggelorakan semangat bela negara. Pada saat ini, di era pembangunan nasional, yang berhadapan dengan makin kompleknya pelbagai masalah dan ataupun tantangan, adalah harapan bersama kiranya gerakan pramuka dapat berkiprah dalam turut mensukseskan pembangunan nasional tersebut. Utamanya dalam turut mengatasi pelbagai masalah dan atau tantangan kaum muda. Pramuka dan gerakan pramuka harus dapat berperan sebagai penyelamat generasi Muda. LAY
- Selasa, 15 Desember 2009Bau-Bau Sambut Agenda Nasional dan Internasional
- Senin, 20 September 2010Pemkot Baubau Ajukan 17 Raperda ke Dewan
- Kamis, 18 Agustus 2011Pemanfaatan Sumber Daya Lokal Dioptimalkan
- Selasa, 9 September 2008Walikota Bau-Bau menyerahkan dana PPMK serta bantuan kepada BKMT, Ponpes Hidayatullah
- Kamis, 6 Mei 2010Gubernur Bangga Terhadap Bau-Bau Yang Terus Maju









