Pelabuhan Bau-Bau
Posisi Kota Bau-Bau yang strategis merupakan pintu gerbang pelayaran bagi kapal laut yang berasal dari kawasan Barat ke kawasan Timur Indonesia
Posisi Kota Bau-Bau yang strategis merupakan pintu gerbang pelayaran bagi kapal laut yang berasal dari kawasan Barat ke kawasan Timur Indonesia
 
Senin, 21 Juli 2008
Festival Perairan Pulau Makasar Sedot Puluhan Ribu Pengunjung

Pagelaran Festival Perairan Pulau Makasar 2008 di Kota Bau-Bau Sulawesi Tenggara yang digelar sejak 18-21 Juli 2008, sebagai event partisipasi Visit Indonesian Year 2008  berhasil menyedot ribuan pengunjung. Dalam daftar buku partisipasi panitia, tercatat Sekitar 10.112 orang ikut aktif dalam kegiatan ini, mulai dari ritual budaya berupa, ritual laut (Tuturangiana Andaala), lomba renang antar pulau Makasar-Kota Bau-Bau, hingga beberapa even atraksi seperti Parasailing, Jetsky, banana boat, flying fish, yang menyedot perhatian wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

            Acara yang dibuka secara resmi 19 Juli kemarin oleh Dirjen Tangkap Departemen Kelautan dan Perikanan RI atas nama Menteri kelautan dan Perikanan Dr Ir Dedy Supardan MSc, yang dihadiri pula oleh Gubernur Sultra H. Nur Alam, SE berlangsung sangat meriah.

            Bahkan dalam pencanangan Gerakan Makan Ikan yang dipusatkan di Kawasan Pantai Korapu Pulau Makasar Bau-Bau, terkumpul ikan sebanyak 22 ton yang dinikmati secara gratis oleh ribuan pengunjung Festival.

            Walikota Bau-Bau, Drs MZ Amirul Tamim, M.Si dalam ungkapan selamat datangnya mengatakan, kegiatan Fetsival ini secara langsung memberi peningkatan nilai ekonomis bagi masyarakat Pulau Makasar dan Kota Bau-Bau pada umumnya. “Diperkirakan, selama Festival, khusus pengusaha  jasa transportasi lintas Bau-Bau-Pulau Makasar, pada setiap harinya memperoleh pendapatan 1 juta per orang, sementara jumlah perahu angkutan yang tersedia sebanyak 217 perahu. Jika di total bisa dapat semilyar, belum sektor lainnya.” ujar Walikota.

- Lomba Renang Antar Pulau

            Pada ajang lomba renang antar pulau yang digelar Minggu (20/7), dengan mengambil star di Pulau Makasar dan finis di Pelataran Bukit Kolema Bau-Bau,  dengan jarak tempuh sejauh 2,3 Km dan diikuti sekitar 100-an perenang menjadi tontonan yang sangat menarik. Pasalnya, selain diikuti perenang profesional eks peserta PON Sultra, ikut pula dalam perlombaan ini Kapolres Bau-Bau AKBP Drs. Jafriedi. MM, yang mampu merampungkan tugasnya hingga garis finish, meski hanya masuk diurutan 10 besar.

            Selain itu, terdapat pula peserta Lansia atas nama Abdul Jalil asal Kota Bau-Bau dengan usia 65 tahun juga mampu menyelesaikan lomba hingga garis finish. “Meski tak dapat juara, tapi saya bangga bisa ikut berpartispasi dalam even ini,” ujarnya bersemangat.

            Gubernur Sultra, H. Nur Alam SE dalam sambutannya pada saat pembukaan yang dipusatkan  di Pelataran Wantiro Bau-Bau (salah satu ruang publik baru yang dibangun  dalam rangka Festival) mengatakan, event Festival Perairan Pulau Makasar akan dijadikan even milik Pemprov Sultra dan dijadikan kalender wisata Sulwesi Tenggara. (**)

Berita Lainnya