Baubau Logo
Kantor Walikota Baubau
Pengembangan kawasan terpadu dengan estetika tata ruang kota yang indah
Pengembangan kawasan terpadu dengan estetika tata ruang kota yang indah
Kecamatan
Dinas dan Instansi
 
Selasa, 7 Juni 2011
Amirul Tamim : “Sederhana Tapi Inspiratif”

Komitmen membangun dari Pemerintah Kota Baubau memasuki tahap akhir pemerintahan Walikota Amirul Tamim terus digaungkan. Namun demikian, prosesnya kata Walikota harus didahulu dengan pikiran matang dan tentunya dibutuhkan kesesuaian dari dinamika yang berkembang masyarakat. “Membangun itu diawali dengan pikiran yang matang dengan menyesuaikan tingkat kebutuhan dan dinamika masyarakat’” ujar Walikota dalam wawancara singkatnya dengan sejumlah wartawan di kota ini Senin kemarin (6/6).

Dalam proses membangun itu pula, meski didahului dengan pemikiran matang dan kesesuaian dinamika yang berkembang, namun tidak berarti mengesampingkan hal-hal sederhana dan inspiratif. “Ya!, juga harus sederhana dan inspiratif. Sederhana berarti bisa diikuti oleh masyarakat, dan inspiratif berarti apa yang dibangun pemerintah memberi multy player effect bagi dinamika masyarakat kedepan,” ujarnya.

Karena kata mantan Kepala Biro Pemprop Sultra di era Gubernur Laode Kaimuddin ini, pembangunan yang dilakukan secara fisik, tidak sekedar menjawab apa yang terjadi hari ini, tetapi menjawab tantangan masa depan.

Apa wujud sederhana dan inspiratif itu? “Logikanya begini, katakanlah di suatu jalan tertentu sering terjadi penodongan bahkan perampokan di malam hari, maka pertanyaannya kenapa di kawasan itu sering terjadi penodongan?. Biasanya, solusi yang ditawarkan adalah membangun Pos Kamling. Nah, apakah benar itu solusi terbaik? Belum tentu. Sebagai Kepala Daerah tentu melihat aspek lain. Setelah melihat kondisi itu, ternyata jalanannya kurang baik. Makanya kita perbaiki, supaya kendaraan mereka bisa berjalan mulus, dan penodong tidak mungkin mendekat bila kendaraan cukup laju. Inilah hal-hal sederhana yang Saya maksudkan” imbuhnya.

Oleh karena itu, Walikota mengajak jajarannya untuk terus belajar memahami psikologi masyarakat, apa yang dibutuhkan, mencarikan solusi dan merumuskannya menjadi sebuah kebijakan. Sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar bermanfaat.

Pada kesempatan itu pula, Walikota mengajak semua elemen masyarakat untuk tetap bersatu, membangun rasa solidaritas, mengokohkan semangat persatuan dan kesatuan, demi kemajuan daerah dan Negara kesatuan Republik Indonesia. (zah)


Berita Lainnya