Baubau Logo
Pelabuhan Baubau
Posisi Kota Baubau yang strategis merupakan pintu gerbang pelayaran bagi kapal laut yang berasal dari kawasan Barat ke kawasan Timur Indonesia
Posisi Kota Baubau yang strategis merupakan pintu gerbang pelayaran bagi kapal laut yang berasal dari kawasan Barat ke kawasan Timur Indonesia
Kecamatan
Dinas dan Instansi
 
Senin, 6 Juni 2011
Walikota Tanamkan Ideologi Pancasila Pada Aparatur

walikota_serahkan_sk_cpnsd_80_persen_400Walikota Baubau Drs H MZ Amirul Tamim M Si saat penyerahan Surat Keputusan (SK) 80 persen kepada Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Pemkot Baubau tahun anggaran 2010 di aula kantor Walikota Baubau Palagimata Senin (6/6) menanamkan akan pentingnya ideologi pancasila kepada seluruh aparatur Pemkot Baubau termaksud kepada CPNSD Pemkot Baubau yang baru saja menerima SK 80 persen.

Menurut Walikota Baubau Amirul Tamim, aparatur pemerintahan terkmaksud CPNSD merupakan kader-kader terbaik pemerintahan dan sebagai pemegang tingkat estafet perjalanan birokrasi yang ada di daerah. Karena itu, seorang aparatur pemerintah yang merupakan pegawai negeri sipil Republik Indonesia bisa saja ditempatkan dimana saja. Namun demikian, sekarang ini ada saja masalah-masalah yang mengganjal terutama terkait dengan kebebasan dan paham ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yakni Pancasila.

Orang nomor satu di bumi semerbak Kota Baubau ini menegaskan, ada 4 sila dari bangsa ini yang harus ditanamkan kembali kepada aparatur tak terkecuali CPNSD yakni pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia."4 sila ini merupakan harga mati untuk ditanamkan kepada aparatur. Karena jangan sampai ada yang tidak menghafal pancasila seperti yang terlihat pada beberapa tayangan televisi dimana ada siswa SD, SMP, SMA, mahasiswa bahkan aparatur yang tidak bisa menghafal pancasila,"tegas Amirul.

Amirul Tamim menambahkan, negara kemungkinan masih dalam keadaan trauma sehingga ideologi negara hampir saja terabaikan selama waktu 13 tahun reformasi. Dan pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI hampir saja terlupakan. Oleh sebab itu, CPNSD adalah bagian dari NKRI sudah harus mengakui dan menegakkan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal IKa dan NKRI. LAY

Berita Lainnya