Baubau Logo
Pelabuhan Bongkar Muat Barang
Sepanjang 2006 volume bongkar barang mencapai 217.196.308 ton dan muat barang sebanyak 94.479.908 ton
Sepanjang 2006 volume bongkar barang mencapai 217.196.308 ton dan muat barang sebanyak 94.479.908 ton
Kecamatan
Dinas dan Instansi
 
Kamis, 17 Juli 2008
Korea Bangun Kemitraan Bahasa dengan Kota Bau-Bau

-Prof Chun Tak Hyun : Walikota akan di profilkan TV Nasional Korea

 Satu lagi kemajuan dibidang pendidikan akan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kota Bau-Bau. Yakni adanya ‘investasi’ pendidikan kebahasaan, antara Bahasa nasional Korea dengan sejumlah bahasa daerah di Kota Bau-Bau, diantaranya : bahasa Wolio, Cia-cia dan Bahasa Pancana. Dan itu telah dituangkannya dalam sebuah Memorandum of Understanding (MoU) dengan Walikota Amirul Tamim yang bertempat di gedung SMP Negeri 3 Bau-Bau

            Hal ini diungkap Pimpinan rombongan yayasan The Hungminjeongeum Society of Korea (THSK) Prof Dr Chun Tak Hyun saat lawatannya ke Bau-Bau, sejak selasa silam (16/7). Prof Chun sendiri pernah menjadi pemateri dalam simposium internasional penaskahan nusantara di Bau-Bau Agustus 2005 silam.

            Menariknya, dalam rombongan Prof Chun, juga hadir langsung Presiden Yayasan THSK, Prof Lee Ki Nam yang juga keturunan langsung Raja Agung Selong, sang pencipta huruf Korea pada Abad 15 silam. Selain itu sejumlah pakar fonetik Korea juga hadir diantaranya Lee Ho Young dan Hwang Hyosung.

            Dalam lawatannya ke kota ini, rombongan dari Korea selatan ini juga menikmati panorama kecantikan alam Kota Bau-Bau. Kondisi ini membuat decak kagum Prof. Chun Tak Hyun yang mengatakan, perkembangan Kota Bau-Bau sangat luar biasa jika dihitung dari limit Waktu.

            “Ada sebuah kota di negeri kami (Korea), saat ini terbilang sangat maju, tapi itu dibangun dalam dua dasawarsa, sementara Kota Bau-Bau, saya kesini tahun 2005 lalu dan dalam kurun 2 sampai 3 tahun ini, perkembangannya sangat pesat. Saya nilai walikotanya manusianya sangat luar, karena terus bergerak, makanya wajar kalau semua staf bergerak semua,” ujarnya rabu malam lalu (17/7).

            Sebagai bentuk penghargaan, Prof Chun dan kawan-kawan, akan mengundang TV nasional terbesar Korea untuk memprofilkan sosok Amirul Tamim, sebagai salah satu pemimpin daerah yang berhasil di Indonesia. (zah)

Berita Lainnya