Baubau Logo
Patung Naga di Pantai Kamali
Saat pembangunan Patung Naga ini rembulan malam menerangi 7 malam berturut-turut
Saat pembangunan Patung Naga ini rembulan malam menerangi 7 malam berturut-turut
Kecamatan
Dinas dan Instansi
 
Rabu, 20 April 2011
Kejurda Lemkari Sultra Digelar di Baubau

Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Lembaga Karatedo Indonesia (Lemkari) se Sulawesi Tenggara (Sultra) akan digelar pada 22-24 April 2011 dan Baubau ditunjuk sebagai tuan rumah untuk ivent yang rencananya akan diikuti oleh seluruh Kabupaten dan Kota se Sultra ini.

Ketua Lemkari Kota Baubau yang baru saja terpilih Drs MZ Amril Tamim M Si memastikan bila Kota Baubau yang terpilih sebagai tuan rumah sudah siap untuk menyelenggarakan Kejurda Lemkari se Sultra yang akan mempertandingkan 60 kelas dari semua kelompok usia tersebut. "Lokasi pelaksanaan Kejurda yakni plaza umna rijoli dan pemondokan atlet karate sudah dipersiapkan oleh panitia sejak jauh-jauh hari,"ujar Amril yang juga Kadis Pelayanan Perizinan dan Penanaman Modal Kota Baubau ini.

Pelaksanaan Kejurda Lemkari Sultra di Kota Baubau tambah Amril, akan dirangkaikan pula dengan pengukuhan pengurus Lemkari Baubau yang dihadiri langsung oleh ketua Gubernur Sultra H Nur Alam SE dan ketua Lemkari Sultra yang juga Sekda Provinsi Sultra Zainal Abidin serta Walikota Baubau Drs H MZ Amirul Tamim M Si, Muspida Sultra dan Kota Baubau serta pejabat lingkup Pemprov Sultra dan Kota Baubau.

Lebih lanjut dijelaskan, sampai dengan Selasa (19/4) belum ada karateka yang mendaftar di sekretariat panitia Kejurda di aula eks Dekranasda Kota Baubau. Namun diperkirakan seluruh karateka akan hadir Rabu (20/4) di Baubau untuk mendaftar di sekrtariat panitia pendaftaran. Pasalnya, pelaksanaan techinal meeting akan dilakukan pada Kamis (21/4) sebelum Kejurda ditabuh.

Amril bertekad meskipun dengan segala keterbatasan yang dimiliki di Kota Baubau akan mensukseskan hajatan Lemkari Sultra itu. Apalagi, hajatan ini bertepatan dengan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Sultra yang ke-47 tentu akan menjadi pertaruhan nama daerah di mata Sultra termaksud nasional. Karena bila hajatan ini sukses maka tidak menutup kemungkinan hajatan-hajatan berskala provinsi dan nasional akan kembali dilaksanakan di Kota pemilik benteng terluas di dunia ini. LAY

Berita Lainnya