Kantor Walikota Baubau
Pengembangan kawasan terpadu dengan estetika tata ruang kota yang indah
Program pembangunan Kota Baubau dalam usianya yang ke-10 selalu mensinergiskan dengan pembangunan daerah sekitar. Hal tersebut diungkapkan Walikota Baubau, Drs. MZ Amirul Tamim M.Si pada forum BAPEDA di Aula rapat Kantor Walikota, (15/3).
Dikatakan untuk membangun suatu daerah, harus berpikir membangun Sulawesi tenggara, untuk itu daerah tidak boleh terjebak dengan otonomi dan pada forum Bapeda seharusnya ada ruang untuk mengefaluasi apa yang telah kita lakukan. Untuk Baubau selalu mengintip apa yang dilakukan daerah sekitar. Contohnya keinginan Gubernur untuk membuat jembatan penghubung antara pulau Buton dan Muna, maka Baubau menyiapkan jalan titik terdekat dengan jembatan yang akan dibuat
Sementara Kepala Bapeda Provinsi Sultra, Drs. H. Nasir Andi Baso, MM mengatakan forum bapeda merupakan tahap selanjutnya setelah 12 Kabupaten/kota se-Sultra mengadakan Musrembang tingkat Kota. Dari 12 Kabupaten/Kota se-Sultra, 11 daerah yang sempat hadir dalam forum Bapeda yang diadakan di Kota Baubau. Hanya Kolaka Utara yang tidak hadir pada forum BAPEDA ke dua ini, ungkap Kepala BAPEDA Sultra, Drs. H. Nasir Andi Baso, MM
Forum Bapeda adalah forum untuk mensinkronkan program antara Kabupaten/Kota Se-Sultra dengan tujuan untuk membangun Sultra. “Untuk itu saya berharap Kepala Bapeda se-Sultra untuk dapat menyusun programnya secepatnya, dan apapun yang disusun oleh masing-masing daerah tentu memiliki keinginan untuk membangun Sultra . dengan melihat apa yang prioritas untuk daerah, Nomenklatur visi misi Gubernur dan Walikota berbeda, tetapi tujuannya sama yakni untuk membangun Sultra,” harapnya. Nur Kominfo
- Jum'at, 19 Desember 2008Mantan Kajari Merasa Terkesan Berada di Bau-Bau
- Rabu, 11 Mei 2011Etos Kebaharian Buton Alami Penyumbatan Dalam Transformasi
- Selasa, 1 Juli 2008Dari Arena Harganas XV di Jambi : Maasra Terima Dharma Karya Lencana Dari SBY
- Senin, 8 Maret 2010Bau-Bau Sajikan Potensi Wisata di Sail Indonesia 2010
- Selasa, 26 Oktober 2010Prof. Universitas Foreigen Studens Korea Menemui Walikota









