Terbangunnya area publik baru berupa Pelataran Wantiro dikawasan Warumuiso Kecamatan Kokalukuna dengan segala aksesorisnya, membuat Kota Bau-Bau semakin menampakkan dirinya sebagai kota tujuan wisata di Indonesia. Apalagi, Pelataran Wantiro dilengkapi dengan aneka jenis tanaman dan lampu-lampu yang memberi kenyamanan tersendiri bagi warga yang ingin menikmatinya.
Terkait hal tersebut, Walikota Amirul Tamim mengingatkan, agar masyarakat memiliki tanggung jawab tinggi untuk menjaga keasrian area publik yang sudah dibangun Pemerintah Kota Bau-Bau. “Dibeberapa tempat di daerah lain, banyak area publik terbangun, tapi kemolekannya menjadi hilang, karena beberapa aksesori di dalamnya hilang, bahkan diantaranya dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, kita jangan mencontoh sikap seperti itu, mari kita jaga bersama aset-aset yang ada,” himbau Walikota Selasa 15 Juli 2008 ini.
Selain membangun infrastruktur Pelataran Wantiro disamping area publik lainnya seperti Pantai kamali dan kawasan Air jatuh Waruruma, walikota juga mengingatkan agar dibangun sikap mental untuk membangun kesadaran memelihara.
Meski demikian, terkait dengan kelestarian aset-aset yang ada walikota merencanakan membetuk Badan Pengelolaan Aset yang ada yang bertujuan memanaje, aset-aset yang sudah dibangun Pemerintah Kota Bau-Bau. (zah)
- Sabtu, 12 Desember 2009Gubernur Beri Penghargaan Ketahanan Pangan Pada Amirul
- Kamis, 27 Mei 2010APEKSI Rekomendasikan Buton Raya dan Bolmong Raya
- Kamis, 5 Nopember 2009Kembalikan Bau-Bau Peraih Adipura
- Rabu, 14 September 2011Amirul Optimis Jembatan Pulau Buton-Muna Tersambung
- Senin, 28 Juni 2010Raperda tentang Perkebunan Rakyat dalam Waktu Dekat Bakal di ajukan









