Baubau Logo
Perfect Sunset
Keindahan laut saat matahari terbenam di laut Baubau
Keindahan laut saat matahari terbenam di laut Baubau
Kecamatan
Dinas dan Instansi
 
Jum'at, 7 Januari 2011
DPRD Menyetujui Proposal Dinas Tenaga Kerja dan Energi

Berdasarkan proposal  Dinas Tenaga Kerja dan Energi untuk melakukan pinjaman sebesar 1,6 M pada pusat  Investasi Pemerintah (PIP) kementerian RI tahun 2011, untuk  keperluan peningkatan atau pembangunan penerangan jalan umum  di setujui oleh  DPRD Kota Baubau. Hal ini disampaikan, juru bicara Gabungan Komisi DPRD, H. Nudin pada rapat paripurna (7/1) di ruang Sidang DPRD, dengan agenda rapat persetujuan Dewan tentang program penerangan lampu jalan (PJU) Kota Baubau, yang dihadiri oleh Sekda Kota Baubau, Kapolres Baubau, Dandim 1413 Buton, ketua dan Aggota DPRD, dan Kepala SKPD Se-Kota Baubau.
Persetujuan tersebut menurut H.Nudin telah melalui pembahasan antara gabungan komisi dan Dinas terkait. Yang pertama, tujuan proposal tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat utmanya bagi mereka yang beraktifitas dimalam hari.  Kedua pinjaman 1,6 M akan diangsur dengan dana APBD selama selama 10thn  dengan bunga pinjaman 7,5 pertahun serta biaya komitmen 0,75 %.
Selain itu didasari pula, kemampuan daya listrik yang tidak diragukan lagi. Saat ini daya listrik Baubau 18 Mega dan sementara ini dalam proses pembangunan pembangkit tenaga listrik sebesar 8mega di kolese,dan jika di gabung maka daya listrik pada tahun 2011 sebesar 24 mega. Belum ditambah dengan daya listrik PLTU yang direncanakan sebesar 14 mega, ini berarti daya listrik akan menjadi 34 mega di tahun 2012, “sementara yang dibutuhkan untuk penerangan jalan umum seluruh wilayah Kota Baubau sekitar 0,3 mega,” tandasnya.
Selain memberikan persetujuan atas proposal pinjaman di PIP Kementerian RI, gabungan komisi juga memberikan saran kepada pemerintah daerah, antara lain Dewan berharap adanya  konfirmasi ke dewan jika pemda melakukan kerja sama dengan pihak ketiga, utamanya yang berdampak pada APBD. Kedua agar meminta pertimbangan kembali kepada PIP untuk menurunkan bunga pinjaman yang direncanakan agar lebih proporsional lagi. Dan yang ketiga agar lampu penerangan diprioritaskan pada wilayah yang dibutuhkan masyarakat. Nur Kominfo

Berita Lainnya