Dalam masa 65 tahun perjalanan sejarah kementerian agama hingga kini, telah beberapa kali dilakukan penyempurnaan susunan organisasi, ruang lingkup tugas dan dan fungsi kementerian agama seiring dengan dinamika yang terjadi dalam kehidupan umat dan bangsa. Persoalan utama yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah masalah kebodohan, pengangguran, kemiskinan dan krisis ahlak yang belakangan memprihatinkan. Karena itu, melalui program pendidikan agama dan keagamaan maka kementerian agama telah turut mencerdaskan kehidupan bangsa.
Hal ini diungkapkan Menteri Agama Surya Dharma Ali melalui Walikota Baubau Drs H MZ Amirul Tamim M Si saat upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) kementerian agama ke-65 tingkat Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara di halaman Madrasah Aliyah Baubau Senin (3/1).
Menurut Amirul, pemberdayaan lembaga pendidikan agama dan peningkatan kualitas pendidikan keagamaan telah mengalami banyak kemajuan seiring dengan tuntutan perkembangan zaman. Kemudian, dalam upaya menanggulangi masalah kemiskinan, kementerian agama sejauh ini telah turut berperan dan memberikan kontribusi melalui pemberdayaan lembaga-lembaga sosial keagamaan, seperti pemberdayaan rumah ibadah sebagai pusat kegiatan sosial kemasyarakatan. Disamping itu, Kementerian agama bersama instansi terkait juga mengembangkan kebijakan di bidang pengelolaan zakat, infak, sedekah, wakaf serta dana sosial keagamaan lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menanggulangi masalah kemiskinan.
Peran kementerian agama ke depan kata Amirul, sangat penting dan strategis sesuai dengan rekomendasi national summit 2009 dimana isu utama pembangunan agam setidaknya mencakup tiga hal yakni peningkatan wawasan keagamaan yang dinamis, penguatan peran dalam pembentukan karakter dan peradaban bangsa serta peningkatan kerukunan umat beragama dalam membangun kerukunan nasional."Saya meminta agar hal-hal tersebut mendapat perhatian dalam pembinaan kerukunan kehidupan beragama ke depan,"katanya menirukan statemen Menteri Agama Surya Dharma Ali.
Seiring dengan tema peringatan hari amal bakti ke-65 tahun 2011 yaitu "Kerja Keras Mewujudkan Kementerian Agama yang Bersih dan Berwibawa" maka diminta kepada seluruh jajaran aparatur kementerian agama baik di pusat maupun di daerah untuk bekerja keras dan bersama-sama memperkuat kesadaran kolektif untuk mengedepankan nilai-nilai kejujuran dan etika kerja yang sehat dan benar serta menjauhi segala macam praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.
Sementara itu, dalam rangkaian hari amal bakti Kementerian Agama ke-65 tingkat Kota Baubau, Walikota Baubau Amirul didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Baubau Faimuddin turut menyematkan penghargaan kepada beberapa orang Pegawai Negeri Sipil yang telah mengabdikan diri selama 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. Kemudian, usai upacara dilanjutkan dengan ramah tamah dengan keluarga besar kementerian agama Kota Baubau di aula MAN Baubau. LAY
- Rabu, 11 Mei 2011Etos Kebaharian Buton Alami Penyumbatan Dalam Transformasi
- Rabu, 23 Februari 2011Kemajuan Suatu Daerah Ditentukan Oleh Manusia Yang Sehat
- Selasa, 5 Oktober 2010"TNI Lumpuhkan Terorisme di Baubau"
- Sabtu, 8 Januari 2011Pemkot Baubau Antusias Sambut HUT Sultra
- Rabu, 21 Oktober 2009Bau-Bau Cocok Pusat Pengembangan Budaya Bahari Intim










