Patung Naga di Pantai Kamali
Saat pembangunan Patung Naga ini rembulan malam menerangi 7 malam berturut-turut
Keberadaan ruang publik di Kota Bau-Bau, seperti Pantai Kamali dan Bukit Kolema dimata Walikota Bau-Bau Drs MZ Amirul Tamim, M.Si dinilai belum bisa memenuhi kebutuhan akses wisata di kota ini. Dan sebagai jawabannya, kembali dibangun ruang publik baru, dengan nama Pelataran Wantiro, terletak dibir pantai kawasan Warumusio Kecamatan Kokalukuna.
“Kita beri nama Pelataran Wantiro, sebab kita dapat memandang semua view Kota Bau-Bau. Kata Wantiro itu berarti memandang kebawah,” Ujar Walikota dihadapan jajaran pemkot Bau-Bau memperkenalkan objek wisata tersebut sabtu, 5 juli 2008 lalu.
Menurut rencana, pelataran Wantiro akan dirampungkan pembangunannya sebelum pelaksanaan Festival Perairan Pulau Makasar 18 Juli mendatang.
Keindahan pelataran Wantiro tidak kalah menariknya dibanding ruang publik lainnya di kota ini. Pasalnya, objke ini menghadap langsung ke Pulau Makasar yang diantarai teluk yang lebih layak disebut ‘kolam laut’.
Lebih menarik lagi, karena ‘kolam laut’ ini akan dijadikan tempat kegiatan festival Pulau Makasar berupa, jetsky, banana boat, flying fish, lomba renang antar Pulau Makasar-Kota Bau-Bau, lomba perahu naga, dan sejumlah arena rekreatif yang berbasis kelautan. “Semuanya dapat disaksikan dengan nyaman di pelataran Wantiro ini,” ujar Walikota (zah)
- Senin, 14 Desember 2009Walikota Bantu Nelayan GPS dan Katinting
- Rabu, 21 September 2011Aparatur Gunakan Pakaian Adat Pada HUT Baubau
- Senin, 15 Nopember 2010Walikota Baubau Narasumber di Kementerian Dalam Negeri
- Rabu, 21 Oktober 2009Bau-Bau Cocok Pusat Pengembangan Budaya Bahari Intim
- Kamis, 6 Agustus 2009Kota Bau-Bau dan Seoul Korea Selatan








