Baubau Logo
Rekor Pemilik Benteng Terluas di Dunia dari MURI
Benteng didirikan abad XVI - XVII, sepanjang 2,74 Km dan tebal 1 Meter
Benteng didirikan abad XVI - XVII, sepanjang 2,74 Km dan tebal 1 Meter
Kecamatan
Dinas dan Instansi
 
Rabu, 4 Agustus 2010
Walikota mengukuhkan 2.243 Orang Santri TPA Se-Kota Bau-Bau

Walikota Bau-Bau, Drs. H.Mz Amirul Tamim M.Si mengukuhkan 2.243 orang santri pada acara wisuda santri SDN dan MIN ke III,se-Kota Bau-Bau di Gedung Olah Raga Maidani, (4/8). Masing-masing terdiri dari 958 orang santriwan dan 1.2285 orang santriwati. Kegiatan tersebut selain di hadiri Walikota Bau-Bau, sekda, Muspida, Kepala Badan Dinas, Camat, juga guru-guru dan orang tua santri.
Dalam sambutannya Walikota Bau-Bau, Drs. H. Mz Amirul Tamim, M.Si mengatakan momentum ni merupakan bentuk pembinaan dan pendidikan bagi anak usia dini, untuk mempersiapkan generasi masa depan. Pembinaan anak-anak merupakan hal mendasar untuk menjadikan suatu negara besar, baik pendidikan di sekolah maupun di TPA. "suatu negara menjadi besar karena mereka memberi perhatian pada pendidikan anak-anak. Singapur misalnya, suatu negara yang heterogen dan maju, itu terjadi karena memperhatikan pendidikan sejak usia dini," tutur walikota.
"Kita harus mendidik anak-anak dari usia dini, menanamkan pendidikan moral dan akhlak islamiah, serta menanamkan rasa kebangsaan, sehingga mereka tumbuh menjadi anak bangsa yang kokoh dan bertanggungjawab, karena jika kita memberikan semua itu ketika dewasa sudah susah".ungkap Walikota.
Perhatian pemerintah Bau-Bau di dunia pendidikan anak cukup besar, banyak program yang telah kita tawarkan dan jalankan untuk menciptakan generasi yang memiliki wondasi untuk masa depan, baik program belajar 12 tahun, program Kota layak untuk anak dan juga wisuda seperti ini merupakan bentuk perhatian, insya Allah akan lahir putra putri Bau-Bau yang punya kualitas, mempunyai mental dan ketakwaan yang tinggi, berpengetahuan dan menguasai teknologi serta menjadi generasi yang setia pada bangsa, "dengan semua program dan upaya yang dilakukan untuk anak-anak Bau-Bau, mereka dapat menemukan jati diri mereka sebagai modal pengetahuan bagi masa depannya". Harap Walikota.
Melalui para pengajar maupun orang tua, anak-anak akan menemukan jati diri, "jadi tugas kalianlah yang paling mendasar bagi bangsa, karena melalui saudara, anak kita akan menemukan jati dirinya. Termasuk menerapkan perda no 3 tahun 2005 tentang bebas baca tulis Al-Quran, perda ini harus menjadi perhatian dan menjadi rujukan bagi pendidik.
Sementara ketua panitia Wisuda santri ke III TPQ SD/MIN, Samruddin S.Pdi, mengatakan yang diwisuda saat ini adalah siswa kelas VI DSN/MIN yang telah melaksanakan ujian, berdasarkan data peserta VAS Tapel tahun 2009/2010, sekolah SD yang telah melaksanakan ujian tahun ini sebanyak 2363 dari 62 Sekolah negeri dan 2 MIN. Dan yang mendaftar untuk wisuda berjumlah 2243, hal ini dikarenakan ada yang telah mengikuti wisuda di TPA non Formal, selain itu ada siswa yang beragama lain
dikatakan, tujuan diadakannya kegiatan ini, untuk mengetahui kemampuan pemahaman baca tulis Al-Quran siswa/siswi. Membangkitkan kesadaran dan pemahaman terhadap nilai-nilai ajaran agama islam dikalangan siswa/siswi dan menyemarakan syair islam melalui kegiatan wisuda santri.

Penilaian bagi santri, untuk yang mendapat nilai sangat baik (nilai A) dengan rata-rata 60-100 sebanyak 732, yang mendapat nilai baik (nilai B) dengan rata-rata 71-85 sebanyak 983 orang, untuk nilai cukup (C) dengan rata-rata nilai 56-70 sebanyak 467 orang dan yang mendapat nilai tidak buta aksara (D) dengan rata-rata 41-55 sebanyak 58 orang, "dari hasil ujian/manaqashah yang lulus berjumlah 2243 santriwan/santriwati. (nur)http://kominfo.baubaukota.go.id/newsview/386/(edited by. ak)

 

Berita Lainnya