Baubau Logo
Pelabuhan Bongkar Muat Barang
Sepanjang 2006 volume bongkar barang mencapai 217.196.308 ton dan muat barang sebanyak 94.479.908 ton
Sepanjang 2006 volume bongkar barang mencapai 217.196.308 ton dan muat barang sebanyak 94.479.908 ton
Kecamatan
Dinas dan Instansi
 
Senin, 26 Juli 2010
Penerbangan Baubau-Bali (PP) Connect!

Bagi para wisatawan terutama turis dari manca negara yang akan berkunjung dan melihat keindahan alam yang dimiliki Kota Baubau dan selama ini masih kesulitan dalam hal transportasi maka Pemkot Baubau mencarikan solusi yakni berencana mempermudah rute untuk ke Baubau dengan membuka rute penerbangan Baubau-Bali. Sehingga para turis dari manca negara tidak lagi harus melewati Kendari bila ke Baubau.

Hal ini diungkapkan Walikota Baubau Drs H MZ Amirul Tamim M Si melalui kepala badan Kominfo dan Pengolahan Data Kota Baubau Drs sadarman M Si kepada sejumlah wartawan.

Guna merealisasikan rencana tersebut menurut Sadarman maka Pemkot Baubau akan mendekati beberapa perusahaan penerbangan lion air dan wings air serta beberapa perusahaan penerbangan lainnya untuk mengikat kerja sama transportasi udara dengan tujuan Bali-Makassar-Baubau atau bahkan bisa langsung dari Baubau-Bali.

Dikatakan Sadarman, sasaran sesungguhnya penyelenggaraan festival perairan pulau makassar tidak lain adalah bagaimana orang luar bisa mengenal dan datang ke Baubau. Karena, selama ini orang luar Baubau bila ke bumi semerbak selalu menempuh perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan seperti pengalaman mahasiswa Korea yang datang ke Baubau menempuh perjalanan dari Korea-Jakarta kemudian Makassar-Kendari dan lanjut ke Baubau dengan naik kapal laut dengan waktu tempuh selama kurang lebih 6 jam di laut sebelum tiba di Baubau."Ini akan menjadi pertimbangan pemerintah dan masyarakat Korea untuk datang ke Baubau. Oleh sebab itu, kita akan buka rute penerbangan minimal Korea-Bali-Makassar-Baubau,"katanya menirukan pernyataan Walikota Baubau H MZ Amirul Tamim.

Ditambahkan, rute yang akan dirancang terlebih dahulu yakni jangka pendek dan berikutnya ke depan jangka panjang Bali-Baubau sebab pertimbangannya landasan pacu bandara betoambari Baubau masih pesawat yang berbadan kecil. Namun dalam program jangka panjang diusahakan mencari prospek agar bagaimana kapasitas lapangan terbang Baubau lebih besar sehingga didarati pesawat yang berbadan besar.

Oleh karena itu, untuk sekarang ini pihaknya tidak harus menunggu penerbangan pesawat berbadan besar dulu melainkan bagaimana memperkuat proses jangka pendek dengan meningkatkan volume angkutan penerbangan pesawat berbadan kecil."Frekuensinya kita akan tambah yang tadinya tiga atau empat kali sehari penerbangannya ditambah menjadi lima atau enam kali dalam sehari. Semua itu akan dicoba secara bertahap,"tukasnya. SAID IDU

Berita Lainnya