Kantor Walikota Bau-Bau
Pengembangan kawasan terpadu dengan estetika tata ruang kota yang indah
Gubernur Sultra H Nur Alam SE saat membuka Festival Perairan Pulau Makassar di pelataran wantiro Baubau Minggu pagi (18/7) mengatakan, Kota Baubau yang berada di jazirah di Sultra dan merupakan cikal bakal ibukota pemekaran Provinsi Buton Raya dengan berbagai fasilitas sarana dan prasarana, infrastruktur transportasi yang terus dibangun karena merupakan komitmen dari pemerintah daerah adalah salah satu kawasan di Sultra saat ini yang sudah siap menyambut kedatangan wisatawan dari seluruh penjuru belahan dunia.
Bahkan, orang nomor satu di Sultra ini sangat membanggakan bila Sultra saat ini sudah tidak bisa dianggap kecil oleh pemerintah pusat dengan berbagai fasilitas yang dimiliki terutama potensi perekonomian daerah yang telah menunjukkan kemajuan dengan pesat. Bahkan, ada beberapa fasilitas di Sultra tidak dimiliki oleh daerah-daerah lain di Indonesia.
Menurut Nur Alam, salah satu yang menjadi daya dukung kuat untuk fasilitas dalam rangka menunjang aktivitas penyelenggaraan pembangunan di Sultra adalah tersedianya 4 bandara yang efektif digunakan ke segala penjuru dunia termaksud yang ada di Kota Baubau."Jadi saat ini kita sudah bisa sarapan pagi di Baubau, makan siang di Jakarta dan shoping di Singapura,"ujarnya.
Nur Alam yang juga ketua PP IKA Alumni Unhalu ini mengharapkan dengan adanya kegiatan seperti festival perairan pulau makassar ini maka Sultra akan semakin dikenal di dunia luar dengan kehadiran tamu-tamu baik dari dalam negeri maupun manca negara untuk secara langsung menyaksikan kegiatan yang sudah menjadi kalender nasional ini.
Sementara itu, Walikota Baubau Drs H MZ Amirul Tamim M Si mengaku bila Baubau dapat menjadi tujuan wisata yang sangat menjanjikan seperti terumbu karang, ikan hiu yang setiap saat muncuk di perairan Baubau menjadi daya tarik tersendiri untuk dinikmati. Apalagi, dengan beberapa fasilitas yang dimiliki terutama bandara dapat memudahkan setiap orang yang akan berkunjung ke kota pemilik benteng terluas di dunia.
Festival Perairan Pulau Makassar yang sudah ketiga kalinya diadakan ungkap H MZ Amirul Tamim merupakan peristiwa yang sangat monumental karena dirangkaikan dengan pelaksanaan kongres internasional bahasa-bahasa daerah pertama dengan dihadiri oleh perwakilan 13 negara dengan 93 pemakalah.
Dalam rangkaian pelaksanaan festival perairan puma, beberapa kegiatan seperti GJS IKA Unhalu, Tuturangiana andala, pesta adat mataa, malam kesenian rakyat, beberapa pertandingan olahraga yakni bola volley pantai, lomba perahu naga yang diikuti oleh perwakilan beberapa daerah di Sultra dan Sulsel turut dilaksanakan dalam hajatan itu. SAID IDU
- Kamis, 25 Maret 2010Baubau Masuk Menjadi Bagian Kota Pusaka Indonesia
- Kamis, 14 Januari 2010Walikota Bau-Bau dan Dubes Korea Selatan Bertemu di Jakarta
- Rabu, 9 Desember 2009Pasca Sarjana Unidayan Telorkan Lulusan Pertama
- Selasa, 15 Juli 2008Wawali : Evaluasi Pejabat Loyo!
- Rabu, 10 Maret 2010BKKBN Gelontorkan Dana Rp 671 Juta Untuk Bau-Bau








