Baubau Logo
Kantor Walikota Baubau
Pengembangan kawasan terpadu dengan estetika tata ruang kota yang indah
Pengembangan kawasan terpadu dengan estetika tata ruang kota yang indah
Kecamatan
Dinas dan Instansi
 
Selasa, 22 Juni 2010
PENCANANGAN PENANGULANGAN DEGRADASI LAHAN DAN KEKERINGAN SEDUNIA TAHUN 2010 YANG DIBACAKAN OLEH WALIKOTA BAU-BAU

Hari penanggulangan degradasi lahan dan kekeringan sedunia tahun ini mengangkat tema memperbaiki tanah di manapun, memperbaiki kehidupan dimana-mana (enhacing soils anywer, enhances life everywhere". Tema ini mengingatkan bahwa degradasi lahan dan kekeringan sangat terkait dengan aspek kehidupan manusia dan masa depan.
Menteri kehutanan RI, Zulkifli Hasan dalam sambutan tertulisnya pada peringatan Hari Penanggulangan Degradasi Lahan Dan Kekeringan Sedunia (world Day to Combat Desertification and Drought) tahun 2010 yang di bacakan Wali Kota Bau-Bau, Mz Amirul Tamim, mengatakan degrasi hutan yang terjadi saat ini bukan hanya di kawasan hutan tetapi di lahan pekarangan dan perkotaan.
Upaya pemecahan masalah degradasi hutan dan lahan harus terus di lakukan secara bersungguh-sungguh, hal ini demi keberlanjutan pembangunan dan kehidupan. Olehnya semua pihak harus bekerjasama, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat tingkat lokal, nasional dan internasional. Kesadaran dan kepedulian kita semua akan permasalahan degradasi hutan dan lahan sangat penting.
Banyak pula lahan mengalami perubahan yang tidak sesuai dengan peruntukannya, seperti lahan terbuka hajau, pertanian dan perkebunan berubah menjadi bangunan, hal ini tidak hanya menimbulkan degradasi secara above ground tetapi dapat menimbulkan degradasi secara balow groun, sehingga banyak biomassa yang terbuang akibat pembangunan yang tidak berwawasan lingkungan, yang menyebabkan kondisi tanah baik permukaan maupun di bawah tidak akan lestari.
Negara Indonesia merativikasi konvensi penanggulangan degradasi lahan pada tahun 1998. Peringatan ini bagi bangsa Indonesia menjadi momentum untik memperbaiki hutan dan lahan di Indonesia yang kritis. Teknik koservasi hutan, tanah, dan air dalam pemanfaatan sumber daya alam tersebut, termaksud menggunakan lahan sesuai keperuntukannya.
" Olehnya saya mengajak masyarakat untuk gamar menanam pohon, melalui gerakan Indonesia menanam Satu Milyar pohon untuk dunia atau one bilion Indonesia Trees, dan ini telah di canangkan tahun 2010, oleh Presiden RI," ajak Amirul.
Dan sebetulnya sudah banyak gerakan-gerakan yang di lakukan dalam upaya merehabilitasi hutan dan lahan, antara alain melalui kegiatan GERHAN, aksi penanaman serentak, gerakan perempuan tanam dan pelihra pohon serta sebagai kegiatan penanaman yang melibatkan swadaya masyarakat. "sudah saatnya kita berdisiplin dan tertib dalam memanfaatkan lahan-lahan yang ada,harus betul-betul di manfaatkan sesuai peruntukan dan daya dukungnya. Dan dalam pemanfaatan sumber daya hutan, tanah dan air, kita harus menerapkan kaidah teknik konsefasiv," ungkapnya. edited by (achmad kimsan)

Berita Lainnya