KOTAMOBAGU---Pesona benteng Keraton Buton di Kota Baubau dan kemajuan Kota Baubau bagai magnet yang menyedot warga Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara di ajang Pameran Pembangunan HUT ke-3 Kota Kotamobagu dan Raker APEKSI Komwil VI Sulawesi Maluku dan Papua yang dipusatkan di lapangan Mogolai. Buktinya, sebelum acara dibuka secara resmi Walikota Kotamobagu Drs H.Jelantik Mokodompit kemarin (24/5), ratusan pengunjung yang didominasi pelajar dan mahasiswa di kota ini langsung memadati stand Baubau tersebut.
Rata-rata diantara mereka ingin menyaksikan langsung kondisi Benteng terluas di dunia ini, termasuk kemajuan pembangunan Kota Bau-Bau yang banyak dipublikasikan media massa nasional. Praktis, kesibukan petugas pameran saat pembenahan stand bertambah. "Meski sedikit terganggu dengan kunjungan sebelum jadwal pembukaan, tapi kita bersyukur animo pengunjung luar biasa terhadap Kota Baubau, jadi kita layani saja," ujar Drs. Sadarman, M.Si, kepala Badan Kominfo dan PD Baubau kemarin.
Hal ini juga diakui sejumlah pejabat teras Kota Kotamobagu, diantara Asisten II, Kadis PU dan Kadis Perhubungan yang sempat nangkring di stand Baubau selama 3 jam, mengakui jika stand Baubau yang datang dengan sistem visualisasi dan potret Baubau tempo doeloe dan masa kini, menjadi trend tersendiri bagi kota-kota yang hadir di Kotamobagu. "Baubau sangat sukses dalam mengkomunikasikan apa yang ada di Baubau kepada publik luar dengan metode seperti ini, dan akan menjadi contoh bila ada kegiatan serupa di level-level nasional," kata Asisten II Kota Kotamobagu.
Banyaknya kalangan pelajar dan mahasiswa yang berkunjung, menurut para pelajar yang hadir, selain mendapatkan tugas ekstrakurikuler dari guru bidang studi, juga keinginan mereka menyaksikan langsung nama besar Baubau itu. "Kalau stand daerah lain, kita hanya mengetahui produk unggulan yang dihasilkan, dan itu biasa saja, tapi di Baubau, nuansa mendidiknya sangat besar. Kami yakin Baubau akan menjadi daerah tujuan wisata besar di Indonesia, karena potensi wisata dan sejarahnya sangat menarik" kata Frida Sari, pelajar kelas III, SMP Negeri 2 Kota Kotamobagu.
Kepadatan pengunjung ini berlangsung hingga malam hari. Bahkan beberapa komponen masyarakat terus memadati stand Baubau. Diantara mereka sangat mengagumi kemajuan Kota baubau saat ini, yang dinilainya telah berkapasitas bukan sekedar sebagai wilayah kota, tapi setara dengan beberapa ibukota provinsi di Indonesia. "Baubau sudah menjelma bagai kota besar," kata Rusli Mokoginta, warga setempat yang mengaku pernah transit di Pelabuhan Murhum Baubau. edited by achmad kimsan)(http://kominfo.baubaukota.go.id/newsview/310/)
- Jum'at, 13 Agustus 2010Walikota Baubau Lantik Pejabat Eselon
- Jum'at, 21 Nopember 2008Kajati Sultra Resmikan Kantin Kejujuran
- Jum'at, 22 Agustus 2008Meriah, Lomba Senam Asmaul Husnah Tingkat TK
- Kamis, 24 September 2009Kemajuan Pembangunan Baubau Capai Tiga Hal
- Rabu, 20 April 2011Kejurda Lemkari Sultra Digelar di Baubau









