Pemerintah Kota Bau-Bau dalam waktu dekat akan membangun monument rumah adat di Kecamatan Sorawolio. Rumah adat tersebut rencana akan dibangun diatas lahan 2 hektar.
Walikota Bau-Bau Drs. Mz Amirul Tamim M.Si mengatakan monument rumah adat tersebut dibangun untuk mewujudkan terintegrasinya semua pembangunan, termasuk bagaimana melestarikan, mengangkat kembali aspek budaya yang ada di kecamatan Sorawolio. Sehingga generasi kedepan bisa melihat langsung benda-benda sejarah di Sorawolio.
"rumah-rumah dulu yang masih ada akan di tempatkan dilahan 2ha tersebut beserta perabot rumahnya tanpa merubah tatanan sebelumnya, jadi ada tempat penyimpanan makanan, tungku dan perabot kuno lainnnya termasuk cangkul yang biasa digunakan masyarakat tempo dulu", papar Walikota.
Agar adat Sorawolio tidak dilupakan pemerintah juga mengagendakan ritual-ritual adat setiap tahun untuk dilaksanakan. Seperti lima tahun terakhir ini, ritual Mata'a selalu dilaksanakan. Selain itu dukungan pemerintah agar adat sorawolio tidak hilang maka dibangunkan baruga sebagai tempat melakukan prosesi adat.
Walikota juga menambahkan, kesenian Sorawolio juga sudah ditampilkan di daerah luar seperti di Jakarta . "Dan tahun mendatang kesenian dari daerah ini akan dibawa keluar negeri untuk tampil disana. Ini semua untuk menciptakan kebanggaan piskologi bahwa mereka bukan masyarakat yang tertinggal, tetapi masyarakat yang sejajar dengan masyarakat lainnya dan bisa bersaing, tinggal tunggu waktu saja kapan dan bagaimana hal ini bisa terjawab,"tegasnya.......sumber Infokom Kota Bau-Bau (Achmad Kimsan)
- Senin, 1 September 2008Masyarakat Gonda Baru Dukung Pengelolaan Tambang Aspal
- Selasa, 17 Agustus 2010Peringatan HUT RI ke-65 di Baubau Berlangsung Khidmat
- Selasa, 22 Juni 2010MELALUI PROGRAM PELATIHAN ACCESS FASE II YANG DIIKUTI LSM DAN INSTANSI PEMERINTAH SIAP DAMPINGI WARGA DALAM MENYUSUN RPJM
- Rabu, 25 Juni 2008Benteng Keraton Wolio Kota Bau-Bau Sultra, Terluas di Dunia, Menanti Pengakuan Dunia
- Rabu, 16 September 2009Menanti Hari Kemenangan









