Kantor Walikota Baubau
Pengembangan kawasan terpadu dengan estetika tata ruang kota yang indah
Mentri perdagangan RI melalui sekjenya, Ardiansya paman, meresmikan secara langsung pasar higienis Wameo Kota Bau-Bau sebagai pasar tradisional percontohan. Peresmian tersebut sekaligus meresmikan beberapa pasar percontohan lain di indonesia, hal itu di tandai dengan penekanan tombol peresmian dan pengguntingan pita, sebagai wujut telah diresmikannya pasar higienis wameo dan beberap pasar percontohan lainnya,(11/5).
Dalam sambutannya, Sekjen Perdagangan Ardiansyah mengatakan pembangunan pasar percontohan Wameo merupakan salah satu bagian dari upaya revitalisasi pasar tradisional Kota Bau-Bau. Pembangunan pasar wameo merupakan bentuk komitmen pemerintahan daerah untuk mendukung terpeliharanya aktifitas perekonomian yang dapat memicu pertumbuhan perekonomian dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan kawasan kumuh perkotaan.
"program ini bertujuan meningkatkan kasejahteraan masyarakat. Kami harapkan ini dapat memberikan multiplier effect berupa penanggulaan kemiskinan masyarakat, sekaligus sebagai tujuan penanggulangan kemiskinan dan pembangunan berkelanjutan,"jelas Ardiansyah.
Sekjen menambahkan, pamerintah talah menerbitkan beberapa pedoman operasionol untuk program perpasaran mencakup, perpres No 112 thn 2007, tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan tokoh moderen. Kementrian perdagangan telah melakukan revitalisasi fisik terhadap 785 pasar lama priode thn 2005-2009. Revitalisasi fisik di lakukan melalui pembanggunan pasar baru maupun renovasi.
Sementara Walikota Bau-Bau Drs. H MZ Amirul Tamim M.Si mengatakan perbaikan manajemen pasar di lakukan dengan melibatkan pedagang pasar dan masyarakat lingkungan pasar. selain itu pengembangan fisik pasar Wameo akan terus dilakukan dengan tetap mempertahankan suasana pantai yang dapat menyatu dengan lingkungan pasar sehingga dapat digunakan sebagai salah satu ruang publik di Kota Bau-Bau.
"Ada beberapa titik pasar yang dikembangkan selain pasar wameo, yaitu di Kelurahana Lakologou dan di Sorawolio yang berfungsi sebagai titik pasar penyangga. Selain itu rumah susun akan dibangun juga di seblah timur Pasar Wameo dalam waktu dekat ini, sehingga pasar akan diapit oleh dua buah rumah susun, Papar Walikota.
Sementara Kadis Perindag Kota Bau-Bau, Feto Daud mengatakan Pasar Wameo telah dibangun sebagai pasar percontohan dengan bantuan dana dari kementrian perdagangan sebesar 4 milyar. "kita bangun satu pasar terbuka dan 20 buah los dengan jumlah pedagang 360 orang," tutur Kadis Perindag Kop dan UKM Bau-Bau. (Tuty-sumber infokom Kota Bau-Bau.......(Achmad Kimsan)(http://kominfo.baubaukota.go.id/newsview/298/
- Rabu, 20 Juli 2011Pasali Merupakan Manifestasi Agama, Humanisme dan Adat
- Senin, 28 Juni 2010Penyelenggaraan Kegiatan FPPM ke-III akan dihadiri Mendagri
- Jum'at, 29 Mei 2009Bau-Bau akan dikunjungi Kapal Pesiar terbesar didunia
- Kamis, 1 Juli 2010Review Pelaksanaan Program NSD-NUSSP Kota Bau-Bau
- Kamis, 24 Februari 2011wakil Ketua Komite II DPD-RI Akui Pemaparan Walikota Terbaik








