Figur Walikota Bau-Bau Drs H MZ Amirul Tamim M Si nampaknya mendapat apresiasi dan simpati dari sejumlah kepala daerah dan sejarawan saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang di pusatkan di Kota Ternate Maluku Utara 23-24 Maret 2010. Bahkan, sejumlah kalangan menjagokan pemimpin bumi semerbak Bau-Bau ini untuk menjadi pengganti Walikota Sawahlunto Amran Nur guna menakhodai JKPI.
Kepala Badan Infokom dan Pengolahan Data Kota Bau-Bau Drs Sadarman M Si mengatakan, dijagokannya Walikota Bau-Bau H MZ Amirul Tamim untuk memimpin JKPI ke depan berasal dari dukungan dari para walikota di Indonesia yang menghadiri Rakernas I JKPI di Ternate. Termaksud, Walikota Ternate Syamsir Andili yang menyebut bila Walikota Bau-Bau H MZ Amirul Tamim layak memimpin organisasi atau asosiasi berskala nasional tersebut. Pasalnya, sosok Amirul yang merupakan figur muda dinilai sangat energik, cerdas dan bertalenta. Apalagi, Kota Bau-Bau memiliki warisan pusaka yang cukup banyak.
Selain itu menurut Sadarman, Walikota Ternate Syamsir Andili menilai H MZ Amirul Tamim sebagai sosok ahli pemerintahan dari pulau Sulawesi dan kini memimpin Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Indonesia bagian timur.
Bahkan, penilaian Syamsir ini mendapat apresiasi pula dari beberapa walikota yakni Walikota Banda Aceh, Pekalongan, Jakarta Utara, Sawahlunto, Ambon dan Bengkulu dengan memberikan support kepada H MZ Amirul Tamim untuk senantiasa mempopulerkan Bau-Bau sebagai warisan pusaka Indonesia.
Namun demikian ungkap Sadarman, Walikota Bau-Bau H MZ Amirul Tamim tak menggubris penilaian dan dukungan dari para walikota tersebut. Malahan, H MZ Amirul Tamim dihadapan para wartawan hanya mengurai tentang peran dan posisi kota-kota pusaka Indonesia sebagai warisan dunia. Termaksud pula obesesinya di tahun mendatang merencanakan menggelar pekan Heritage Nusantara."Saat ini kami tengah mempelajari kegiatan serupa dari JKPI, yang kami sebut dengan pekan heritage nusantara, namun kita lihat kondisi lokal dan tentu kami berharap sejarawan-sejarawan Buton bisa melahirkan satu konsep tertulis tentang kesejarahan di Buton,"ungkap Sadarman mengutip pernyataan Walikota Bau-Bau H MZ Amirul Tamim.
Sementara itu, baru 32 kota di Indonesia yang dikategorikan sebagai kota pusaka dan untuk Rakernas I di Ternate hanya 17 kota yang mengikutsertakan pesertanya diantaranya Kota Sawahlunto, Banda Aceh, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Salatiga, Jogyakarta, Lubuk Linggau, Bau-Bau, Makassar, Palopo, Ambon dan Tidore.
- Rabu, 15 April 2009Perkempi Harus Sukses di Bau-Bau
- Sabtu, 23 Agustus 2008Industri Kain Tradisional Mulai 'Menggeliat': Kebijakan Seragam PNS dari Motif Kain Tradisional
- Selasa, 7 September 2010Walikota Baubau Berbagi Dengan Sesama
- Jum'at, 20 Agustus 2010Sekda Baubau Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid di Pulau Makassar
- Kamis, 17 Maret 2011 PoL PP, Perlu Mengedepankan Penataan bukan Penertiban









