Setelah terpisah dari Perbakin Kabupaten Buton maka Perbakin Bau-Bau langsung tancap gas dengan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) I untuk memilih kepengurusan baru Perbakin Bau-Bau periode 2010-2014. Hal ini dimaksudkan agar legalitas kepengurusan Perbakin Bau-Bau diakui oleh Pengurus Daerah (Pengda) Perbakin Sultra dan Pengurus Besar (PB) Perbakin.
Muscab I Perbakin Bau-Bau yang dilaksanakan di aula kemitraan Polres Bau-Bau Senin (15/3) dihadiri langsung oleh pembina Perbakin Kota Bau-Bau Drs H MZ Amirul Tamim M Si yang juga Walikota Bau-Bau bersama Kapolres Bau-Bau AKBP Drs Jafriedi MM selaku ketua umum Perbakin Bau-Bau terpilih, unsur Muspida Bau-Bau ketua PN Bau-Bau Mega Boeana SH dan ketua harian Koni Bau-Bau Drs H La Ode Makmuni.
Walikota Bau-Bau H MZ Amirul Tamim selaku pembina Perbakin Bau-Bau mengharapkan, Perbakin Bau-Bau haruslah dipimpin oleh Kapolres Bau-Bau dalam hal ini Jafriedi dikarenakan tingkat kerawanan daerah ini yang tinggi. Apalagi, Perbakin selama ini sudah memberikan kontribusi terbaik untuk Bau-Bau.
Terkait mengenai pembinaan atlet-atlet Perbakin Bau-Bau, orang nomor satu di bumi semerbak ini mengakui bila atlit-atlit Bau-Bau telah menunjukkan prestasi yang cukup baik terutama dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X di Kabupaten Muna beberapa waktu yang lalu sebab memang jauh-jauh hari sudah dipersiapkan atlitnya. Hanya saja, atlet-atlet Bau-Bau sering tidak percaya diri bila berhadapan dengan daerah-daerah lain yang tidak profesional dengan mengambil atlet dari luar daerah Sultra.
Sementara itu, Ketua Perbakin Kota Bau-Bau Jafriedi mengungkapkan, meskipun dengan peralatan menembak yang tidak sama dengan daerah lain akan tetapi prestasi atlet menembak Kota Bau-Bau pada Porprov X di Muna dapatlah dibanggakan sebab berhasil menyumbangkan 3 medali yakni 1 medali emas dan 2 perak. Tentunya, prestasi ini dicapai dengan latihan rutin dan semangat kedisiplinan yang tinggi dari setiap atlet.
Saat ini jelas Jafriedi memang peralatan menembak yang dimiliki Kota Bau-Bau sangat terbatas sebab sejak pisah dengan Perbakin Kabupaten Buton maka Perbakin Bau-Bau hanya memiliki 4 pucuk senjata 3 pucuk hunting dan 1 air pistol. Meski demikian, pihaknya tetap berharap atlet-atlet menembak Kota Bau-Bau bisa mengharumkan nama daerah baik di ajang tingkat daerah maupun nasional serta internasional.
Ditempat yang sama ketua panitia Muscab I Perbakin Drs Amiruddin M Si menjelaskan, momentum pelaksanaan Muscab I Perbakin Bau-Bau merupakan langkah awal kebangkitan atlet-atlet Perbakin Bau-Bau untuk menorehkan prestasi guna membawa harum nama daerah. Oleh sebab itu, beberapa agenda mendesak telah menanti kepengurusan Perbakin Kota Bau-Bau untuk segera dapat diwujudkan dalam kepengurusan periode 2010-2014 ini. SAID IDU









