Baubau Logo
Perfect Sunset
Keindahan Laut Baubau
Keindahan Laut Baubau
Kecamatan
Dinas dan Instansi
 
Kamis, 28 Januari 2010
Pemkot Bau-Bau Minta Pimpinan PDIP Diinginkan Masyarakat

Dalam konferensi cabang (Konfercab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bau-Bau di hotel debora Kamis (28/1), Sekretaris Daerah Kota Bau-Bau H Suhufan S Ag meminta agar pimpinan DPC PDIP Kota Bau-Bau diinginkan juga oleh masyarakat.

Menurut Suhufan, permintaan Pemkot Bau-Bau tersebut dikarenakan DPC PDI Perjuangan Kota Bau-Bau merupakan salah satu kekuatan untuk berjuang membangun daerah ini yang khususnya bersinergis dengan visi dan misi pembangunan Kota Bau-Bau dalam lima tahun ke depan. Apalagi, tema yang diangkat dalam Konfercab DPC PDI Perjuangan Kota Bau-Bau adalah berjuang untuk kesejahteraan rakyat.

Suhufan juga mengambarkan kemajuan pembangunan Kota Bau-Bau kepada seluruh kader-kader PDI Perjuangan dalam kurun waktu memasuki usia Kota Bau-Bau yang kesembilan. Keberhasilan pembangunan yang kini sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat tersebut tentunya tidak terlepas juga dari peran serta masyarakat yang mendukung semua program pembangunan yang dijalankan oleh Pemkot Bau-Bau selama ini.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bau-Bau La Ode Ahmad Monianse S Pd mengatakan, Konfercab kali ini memiliki makna yang sangat strategis sebab selain bersamaan dengan ulang tahun PDIP juga persiapan untuk mengantisipasi transisi partai baik di tingkat daerah maupun tingkat regional maupun provinsi. Pasalnya, untuk tingkat Provinsi Sultra berdasarkan keinginan dari seluruh pengurus DPC PDIP Kabupaten/Kota akan mencalonkan Hugua Bupati Wakatobi sebagai ketua DPD PDIP Sultra.

Secara nasional pun ungkap anggota DPRD Kota Bau-Bau ini, PDI Perjuangan juga telah mengalami krisis kepemimpinan meskipun secara bulat kader-kader PDI Perjuang seluruh provinsi di Indonesia masih menginginkan Megawati sebagai ketua umum PDI Perjuangan dengan bukan sebagai presiden tetapi sebagai stabilitas partai sebab memang diakui PDI Perjuangan masih membutuhkan kader guru besar bung karno sebagai kader nomor satu.

Dijelaskan Monianse, PDI Perjuangan yang berkoalisi dengan pemerintah akan tetap menjadi pengawal kebijakan pemerintah dengan tetap mengutamakan daya kritis."Jadi mengawal dan berkoalisi bukan berarti mengaminkan apa saja tetapi justru sahabat yang baik adalah sahabat yang selalu memberikan warning dan wanti-wanti bila teman salah jalan. PDI Perjuangan punya prinsip dan kebersamaan kita bukan hanya kebersamaan yang buta tapi masih kritis,"jelasnya. SAID IDU

 

Berita Lainnya