Pelabuhan Bongkar Muat Barang
Sepanjang 2006 volume bongkar barang mencapai 217.196.308 ton dan muat barang sebanyak 94.479.908 ton
Persoalan sampah memang diakui hampir menjadi masalah pelik setiap daerah untuk dicarikan jalan keluar terbaik pemecahannya terutama untuk lokasi pembuangan sampah itu sendiri. Pasalnya, bau sampah yang menyengat tentu mengganggu kehidupan masyarakat yang berada di sekitar lokasi sampah tersebut.Namun bagi Kota Bau-Bau nampaknya sudah tidak ada masalah dengan persoalan pembuangan sampah sebab jauh-jauh Pemkot Bau-Bau dibawah kepemimpinan Walikota Bau-Bau Drs H MZ Amirul Tamim M Si sudah memikirkannya.
Bahkan, Pemkot Bau-Bau beberapa waktu yang lalu telah membuat sebuah tempat pengolahan sampah yang ramah lingkungan atau pengolahan sampah modern (Sanitary Renfiil) dengan menelan anggaran kurang lebih Rp 5 M yang sharing dengan pemerintah pusat. Dan Selasa (15/12), Walikota Bau-Bau Drs H MZ Amirul Tamim M Si didampingi Kadis PU Ir Sunaryo Mulyo MT, Kadis Pertanian dan Kehutanan Ir Bahara P M Si dan Kadis KPPPK Drs MZ Tamsir Tamim M Si telah meninjau lokasi pengolahan sampah ramah lingkungan itu yang lokasinya tidak jauh dari lokasi pembuangan akhir sampah di Kota Bau-Bau yang beradadi kilo meter 6 Kelurahan Kadolokatapi Kecamatan Wolio.
Walikota Bau-Bau H MZ Amirul Tamim saat peninjauan lokasi pengolahan sampah mengaku optimis bila pengolahan sampah modern tersebut pada tahun 2010 sudah akan dioperasikan untuk mengatasi masalah sampah di Bau-Bau. Sistem pengolahan sampah ramah lingkungan ini sudah dikembangkan di negara-negara maju dengan penyaringan sempurna disertai beberapa kolam penyulingan sehingga hasilnya tidak menganggu keseimbangan lingkungan.
Kolam akhir pembuangan sampah tersebut menurut H MZ Amirul Tamim akan ditempatkan ikan sebagai indikator prosesnya dapat berjalan baik dan tidak mengganggu keseimbangan lingkungan. Kemudian, lokasi pengolahan sampah ramah lingkungan ini dapat dijadikan sebagai salah satu obyek wisata baru sebab nantinya akan berfungsi dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk tempat rekreasi dan tempat belajar tempat pengolahan sampah benar.
Diungkapkan H MZ Amirul Tamim, Kota Bau-Bau kini terus melakukan berbagai strategi pembangunan guna sejajar dengan daerah-daerah lainnya yang lebih dulu maju. Hal ini ditandai dengan adanya pembangunan sarana infrastruktur yang mendapat dukungan dan respon dari pemerintah pusat dengan menggelontorkan bantuan-bantuan berupa dana. SAID IDU
- Kamis, 4 Juni 2009Hari Lingkungan hidup sedunia versi aparatur Pemkot Bau-Bau
- Selasa, 15 Juli 2008Pelataran Wantiro Menjadi Tanggung Jawab Bersama
- Jum'at, 11 Desember 2009Terminal BBM Jadi Nilai Tambah Masyarakat
- Rabu, 14 Januari 2009Bau-Bau Dapat Perhatian Khusus dari Kominfo RI
- Kamis, 5 Nopember 2009Kembalikan Bau-Bau Peraih Adipura








