Baubau Logo
Pelabuhan Baubau
Posisi Kota Baubau yang strategis merupakan pintu gerbang pelayaran bagi kapal laut yang berasal dari kawasan Barat ke kawasan Timur Indonesia
Posisi Kota Baubau yang strategis merupakan pintu gerbang pelayaran bagi kapal laut yang berasal dari kawasan Barat ke kawasan Timur Indonesia
Kecamatan
Dinas dan Instansi
 
Selasa, 8 September 2009
Peningkatan Produksi Pertanian melalui Pembangunan Bendungan Irigasi yang diCanangkan pada Tahun 2010

Pemerataan Pembangunan serta Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa telah digalakkan melalui Pembangunan disegala bidang dengan pengembangan sarana dan prasarana pembangunan khususnya bidang pertanian maka hal tersebut telah di fikirkan  untuk menunjang peningkatan Pertanian tersebut Pemerintah Kota Bau-Bau telah merencanakan Pembangunan Bendungan Irigasi guna pemerataan pengairan sawah yang potensinya hingga 400 ha di Kampung Loko, Kelurahan Kampeonaho, Kecamatan Bungi melalui Dinas PU Pembangunan Bendungan Tersebut telah  direncanakan dan teknisnya disesuaikan dengan pencetakan sawahnya. sekarang ini pencetakan sawah + 200 ha yang sudah beroperasi sekitar 88 ha. hingga 2008 dan tahun 2009 pencetakan sawahnya bertambah 37 ha. kegiatan tersebut terus dibarengi dengan survey mata air dan perhitungan jarak mata air dengan sawah yang diairi.

Dengan adanya survey yang dilakukan pihak Dinas PU maka titik mata air untuk bisa mengairi sawah pipa harus melewati tebing disepanjang kaki bukit mokoena sejauh kurang lebih 10 kilometer karena itu pihak Dinas PU harus benar-benar memperhatikan kelayakan teknis apakah sumber air layak atau tidak bisa mengairi sawah seluas 400 ha, juga ada kajian ekonomi apakah biaya kontruksi bisa mencapai sasaran atau tidak dengan kajian dari aspek lingkungan sebab lokasi Pencetakan Sawah di Bungi itu berbatasan dengan hutan untuk itu Pemerintah Kota Bau-Bau akan membenahi jembatan yang disepanjang jalan tani yang ada di Kampung Loko.

pembangunan Irigasi tersebut ditaksir menelan biaya Rp.15 milyar. dengan pembangunan melalui tiga tahap   yaitu tahap pertama pembangunan Irigasinya ini selesai 2010. lalu tahap kedua pembangunan perlengkapannya kira-kira selesai tahun 2011. kemudian tahap ketiga pembangunan jaringan pipanya diselesaikan tahun 2013. mengenai sumber dananya biasanya dari APBD lalu selanjutnya mega proyek itu akan diteruskan dengan menggunakan dana APBN.

Berita Lainnya