Baubau Logo
Benteng Baubau
Benteng terluas di dunia
Benteng terluas di dunia
Kecamatan
Dinas dan Instansi
 
Rabu, 25 Juni 2008
Keindahan dan Keunikan Bawah Laut Pantai Nirwana

Seakan tak pernah habis anugrah Ilahi yang di karuniakan kepada Kota Bau-Bau, bagaimana tidak, Bau-Bau yang memiliki berjuta potensi pariwisata yang pada perkembangan usianya dalam menjalankan roda pemerintahan sebagai daerah otonomi baru berusia 6 tahun.

Kota Bau-Bau yang kini di komandani oleh seorang walikota yang begitu visioner dan didampingi oleh wakil yang juga begitu cerdas dalam menangkap berbagai peluang-peluang yang timbul dari dampak perkembangan Kota Bau-Bau.

Dengan menempatkan sektor pariwisata sebagai salah satu primadona untuk menarik minat kunjungan wisata, baik lokal maupun mancanegara, Amirul dalam setiap kesempatan disela-sela kesibukannya tidak jarang untuk terjun langsung guna melihat dan mempelajari akan peluang-peluang yang dapat dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata khususnya obyek-obyek yang digemari oleh para wisatawan, terbukti pada hari Sabtu 5 April 2008, Amirul dan Halaka sebagai walikota dan wakil walikota mengundang seluruh jajaran pemerintah kota Bau-Bau beserta masyarakat untuk bertamasya sambil melihat dan mempelajari potensi salah satu pariwisata bahari yang dimiliki kota Bau-Bau yang sudah sangat terkenal dan familiar dikalangan masyarakat dan para wisatawan yang berkunjung ke kota Bau-Bau.

Pantai nirwana sebuah kawasan obyek wisata bahari yang terletak di bibir pantai barat kota Bau-Bau yang dengan kekayaan dan keunikannya sebagai satu pantai yang memiliki berbagai keunggulan dalam dunia wisata bahari adalah Terapi Air laut, “terapi air laut salah satu keunikan dari pantai nirwana, bayangkan,,, orang hitam yang melakukan terapi, berjemur dan berendam di air laut pantai nirwana, begitu naik akan menjadi hitam manis” begitu ungkap walikota yang dipercayai oleh masyarakat kota Bau-Bau untuk mengawal kota Semerbak ini untuk kedua kalinya.

Memasuki dan menyelami dunia bawah air pantai nirwana kita akan takjub oleh keindahan panorama yang menyimpan berjuta misteri keindahan yang tak akan dijumpai didaratan, gugusan karang, ikan-ikan dan berjuta biota laut lainnya akan menjadi pemandangan tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikannya.

Pantai berpasir putih dengan panjang hamparan lebih dari 1 km ini, mengandung berjuta rahasia yang menakjubkan di tiap-tiap titik atau lokasi yang berada disepanjang kawasan obyek wisata pantai nirwana, berjarak mulai dari 10 meter kearah laut dari bibir pantai, pemandangan terumbu karang yang memiliki keunikan tersendiri dari tiap-tiap titik selam yang terdapat dipantai nirwana,”disini ada yang namanya pasar pari, dimana kita berada diatas kerumunan ikan pari berukuran kecil dan sedang yang tepat kurang lebih 5 meter dari atas permukaan air, drop off atau jurang laut, penyu, ikan barracuda berukuran besar dan kecil, soft coral, dan yang tak kalan menariknya adah kita dapat bermain ataupun memegang ikan Claw Fish (ikan Badut) yang begitu indah dan jinak serta berjuta keindahan-keindahan alam bawah laut yang tak akan mampu terangkai oleh huruf dalam kata kecuali datang,selami dan nikmati sensasi menakjubkan dari panorama bawah laut pantai nirwana” ungkap penulis yang saat ini telah menjadikan pantai nirwana sebagai salah satu tempat favorit yang selalu dikunjungi disela-sela kesibukan sebagai fotografer walikota Bau-Bau.

Panorama Bawah laut pantai Nirwana yang memiliki berjuta keindahan biaota-biaota laut sangat memungkinkan sekali untuk dikembangkan menjadi sebuah kawasan khusus wisata bahari yang juga berfungsi sebagai jarring dari pada arud kedatangan para wisatawan baik local maupun mancanegara yang hanya menjadikan kota Bau-Bau sebagai daerah transit untuk menuju Kabupaten Wakatobi khususnya wisatawan yang ingin berkunjung dan menikmati panorama bawah laut.

“Ya… dengan terkelolanya potensi pantai nirwana, baik yang berada di atas permukaan air maupun yang berada di laut adalah merupakan proses penciptaan satu jebakan bagi para wisatawan dengan minat khusus diving atau menyelam, hal ini sangat mudah terjadi oleh dukungan fungsi strategis geografis kota Bau-Bau yang merupakan pintu gerbang barat dan Timur Indonesia, baik dari Laut maupun Udara, dimana intensitas aktivitas perjalanan dilalui hampir setiap hari dari dua jalur perhubungan Laut dan Udara”.

Dengan begitu dampak dari hal ini adalah masyarakat setempat yang bermikim disekitar pantai nirwana, dengan sendirinya aktivitas ekonomi akan tumbuh seiring menjawab dan melayani kunjungan wisatawan, inilah Multi Player Efek sesungguhnya yang nyata akan terjadi setelah kawasan obyek wisata pantai nirwana menjadi salah satu daeran tujuan wisata nasional maupun internasional di kota Bau-Bau, kota pemilik benteng terluas didunia. (Oleh : Ramadhan)

Berita Lainnya