Baubau Logo
Patung Naga di Pantai Kamali
Saat pembangunan Patung Naga ini rembulan malam menerangi 7 malam berturut-turut
Saat pembangunan Patung Naga ini rembulan malam menerangi 7 malam berturut-turut
Kecamatan
Dinas dan Instansi
 
Selasa, 8 September 2009
Dinas Kebersihan Kota Bau-Bau terapkan olah sampah Sistim Sanitary Landfill

Satu lagi terobosan spektakuler yang dilakukan Pemerintah Kota Bau-Bau, melalui Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Kebakaran Kota Bau-Bau yang mempelopori program penanganan dan pengolahan persampahan dengan metode Sanitary Landfill, hal ini dilakukan  untuk mencegah berkembangnya permasalahan sampah di Bumi Semerbak sebelum menjadi hal yang mengkhawatirkan seperti di beberapa Kota besar di Indonesia.

Secara umum mekanisme dan persiapan dari sistim Sanitary Landfill di Kota Bau-Bau meliputi tiga buah kolam tempat pemrosesan sampah organik maupun non organik selanjutnya semua jenis sampah yang ada diolah dengan menggunakan mesin modern, sesuai dengan spesifikasi dan fungsi masing-masing sehingga untuk organik dapat dikonvesi menjadi pupuk pertanian sementara non organik dapat dijual langsung ataupun dikonvensi menjadi bahan lain.

Teknologi ini, menurut Kadis. Kebersihan, Bau-Bau, MZ. Tamsir Tamim, adalah program baru khususnya di Sulawesi Tenggara dengan sistim pengolahan berbasis mesin terapan pengolahan sampah yang lebih efektif dan profesional . " Di Indonesia, Sistem ini mungkin baru diterapkan di dua daerah yakni di Bandung dan Jakarta, sedang di Sultra baru Bau-Bau yang menerapkan sistem ini, penerapan lebih dini ini merupakan langkah antisipatif mengingat perkembangan Kota Bau-Bau sangatlah pesat, aplikasi sehingga sebelum penanganan sampah menjadi permasalahan yang mengkhawatirkan, jika sudah parah tentu susah untuk mencari formula yang tepat, belum lagi desakan volume sampah yang harus diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Efektifitas terobosan yang ditempuh sangat sejalan dengan jumlah armada pasukan kuning (Paskun) yang sedikit, jadi tiada pilihan lain kita harus olah sampah-sampah itu menjadi produktif dan ekonomis baik organik maupun non organik. (AK)

 

 

Berita Lainnya