Baubau Logo
Pelabuhan Bongkar Muat Barang
Sepanjang 2006 volume bongkar barang mencapai 217.196.308 ton dan muat barang sebanyak 94.479.908 ton
Sepanjang 2006 volume bongkar barang mencapai 217.196.308 ton dan muat barang sebanyak 94.479.908 ton
Kecamatan
Dinas dan Instansi
 
Minggu, 5 April 2009
Amirul Terima Kunjungan Guru Besar Oxford University

 

Keberadaan Kota Bau-Bau saat ini ternyata mulai mendunia. Beberapa negara tertarik melakukan penelitian situs budaya di Kota Semerbak ini. Hal ini terungkap setelah Walikota Bau-Bau Drs. MZ. Amirul Tamim, M.Si menerima dua guru besar Oxford University Inggris, Dr. Tim Coles, Dr. Martin Specight dan Chris Majors didampingi Dr. Edi Puwanto, Diructur Wallacea Trust diruanng kerjanya, Kamis (2/4).

Kepada Walikota Bau-Bau, Dr. Martin Specight mengungkapkan, pihaknya sangat tertarik dengan beberapa situs budaya dan objek wisata Bau-Bau. Diantaranya benda keramik purbakala yang bernilai sangat tinggi. Diharapkan pemerintah setempat tetap menjaga dan melestarikan peninggalan ini. Diamankan dalam suatu museum untuk menjdai penelitian. “Keindahan benda keramiknya sangat bernilai tinggi. Bahkan ada diantaranya masih peninggalan dari Dinasti Ming yang banyak dicari oleh kolektor dunia,” ungkapnya.

Kota ini sangat beruntung memiliki peninggalan yang tak ternilai harganya., jika dikemas secara baik, Bau-Bau akan menjdai pusat kunjungan peneliti tingkat dunia. “Saya siap mengenalkan Kota Bau-Bau di tingkat dunia dengan keindahan dan keunikan yang dimilikinya,” katanya.

Sementara itu Walikota Bau-Bau Drs. MZ. Amirul Tamim, M.Si, mengungkapkan, pihaknya akan memanfaatkan momen ini untuk mempromosikan kotanya di tingkat dunia. Bahkan untuk tahun 2010 pintu gerbang masuk penelitian mahasiswa Oxford akan langsung menuju Kota Bau-Bau yang sebelumnya melalui Kota Kendari. “Objek wisata yang dimiliki Kota Bau-Bau juga sangat menarik perhatian para peneliti sehingga hal ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk menjual potensi kota ini ditingkat dunia,” ungkapnya.

Untuk itu, segala persiapan dilakakukan, operatornya mengumpulkan bahan objeknya dan ditawarkan ke pihak Oxford. “Jadi kita tawarkan beberapa paket wisata yang kita miliki yang cocok untuk kegiatan mereka selama berada disini,” kata Amirul. (Hasrin – Medsul)

Berita Lainnya