Baubau Logo
Perfect Sunset
Keindahan Laut Baubau
Keindahan Laut Baubau
Kecamatan
Dinas dan Instansi
 
Rabu, 14 Januari 2009
Walikota Kritik Menteri Pariwisata

Walikota Bau-Bau Amirul Tamim mulai ‘membidik’ orang pusat dalam persoalan pengambilan kebijakan. Dihadapan sejumlah wartawan ibukota di Jakarta, Amirul yang baru saja menerima Upakarti dari Presiden SBY ini melakukan aksi kritis terhadap kebijakan pusat soal dunia kepariwisataan.

Walikota menyebut, Menteri Pariwisata sepertinya mengabaikan potensi pariwisata di daerah. “Meski
kenyataannya tidak seperti itu, tetapi sepertinya kementerian pariwisata hanya konsentrasi pada pariwisata di Bali, apakah menteri Pariwisata itu menterinya Pulau Bali, kan bukan?” ujar Amirul Kamis lalu (8/1)

Ungkapan itu kata Walikota tak sekedar dirasakan Kota Bau-Bau saja, tetapi sejumlah daerah-daerah
lainnya.”kami paham tugas-tugas  pak Menteri yang begitu berat dengan jangkauan yang lebih luas, tetapi bukan berarti tidak mampu menjangkau wilayah Indonesia secara keseluruhan,” ujar Amirul yang juga Ketua Assosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Korwil VI.

Menurut Walikota, jajaran Departemen Kemetrian Pariwisata RI cukup besar dan banyak. Sehingga tugas-tugas itu tentu ada pelimpahan menteri kejajaran staf. “Kalau Pak Menteri tidak bisa kunjungi daerah, maka masih banyak  jajaran dibawahnya, di bawah Menteri itu, ada bawahan, ada lututnya, kenapa tidak diberi tugas, kalau ke Bali semuanya rame-rame” seloroh Amirul.

Lalu bagaimana cara mempromosikan potensi wisata daerahnya? “Yang pasti kami sudah berusaha maksimal, menjual  lewat media massa, baik local maupun nasional, tapi yang kita butuhkan adalah kebijakan dan kunjungan, hasilnya?  Hahaha..besar di kandang,” imbuhnya.

Amirul menyarankan agar pihak Kmenterian yang bersangkutan untuk tahun 2009 ini bisa melakukan langkah ‘paket wisata’ berdasarkan geografisnya, sehingga memudahkan pemantauan dari pihak terkait.

Bau-Bau contohnya, kata Amirul, ia berani melakukan perbandingan dengan daerah wisata lainnya di Indonesia. “kami tak kalah potensinya, silahkan berkunjung, hanya kami kurang diperhatikan, sehingga capek rasanya menjual dan terus menjual..jujur saja saya ingin kritik ini di dengar pak Menteri.,” ujar Walikota (zah/inkom)

Berita Lainnya