Prosesi Upacara Adat Tuturangiana Andala
Proses upacara adat ini dilaksanakan pada Festival Perairan Pulau Makassar 2008
Bau-Bau dalam menyiapkan diri sebagai calon ibukota Propinsi Buton Raya tentunya ke depan banyak kantor-kantor pelayanan yang akan dibangun, untuk itu karateristik budaya buton harus memberi corak pada gedung pemerintahan yang akan di bangun. Demikian dikatakan Walikota Bau-Bau melalui Kepala Badan Informasi Komunikasi Pengolahan Data Kota Bau-Bau Drs. Sadarman M.Si saat peletakan batu pertama Pembangunan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Bau-Bau.
Menurut Sadarman, semua gedung pemerintahan maupun swasta bisa bernuansa adat budaya lokal sehingga ketika berada di kota Bau-Bau betul-betul di Bau-Bau dan jangan sampai ketika berada di Kota Bau-Bau tetapi merasa berada di Spanyol karena bentuk gedung-gedung yang ada sekarang ini seperti di Spanyol."Ccoba kita contoh Padang disana model rumah adatnya tetap mereka pelihara," jelas Sadarman mengutip pernyataan Walikota Bau-Bau.
Pembangunan KPPN tambahnya merupakan suatu anugrah bagi Kota Bau-Bau, karena akan didirikan lagi satu gedung yang presentatif dan memberikan pelayanan terhadap pemerintah dan masyarakat. Sehingga, dalam dua tahun terakhir ini sudah ada 4 kantor yang berdiri di kawasan Palagimata.
Dikatakan, posisi pelayanan pemerintah Kota Bau-Bau sekarang ini telah dibagi dalam beberapa titik masing-masing di Palagimata, Bukit Wolio Indah dan di Kantor Walikota Lama. Hal ini dimaksudkan agar pusat pelayanan pemerintah tidak berada pada satu titik dan kawasan saja. Selain itu infestasi pemerintah dengan kapasitas besar berupa jalan, listrik, air bersih tidak mubazir hanya dimanfaatkan pada jam kantor saja, seperti konsep yang anut kota kota lain, dimana kawasan perkantoran hanya ditempatkan pada satu wilayah saja. Namun, Bau-Bau tidak ingin menganut konsep itu , tetapi Bau-Bau menganut konsep penyebaran pusat-pusat pelayanan sehingga nantinya infestasi yang
dibangun dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Demikian juga untuk konsep Palagimata sudah di tempatkan Kantor Walikota, Kantor Depag,Kantor Kantor pengadilan agama, dan sekarang ini letakkan batu pertama pembangunan kantor KPPN. Bahkan, selanjutnya akan direkomendasikan pula untuk berdirinya sektor-sektor swasta, apakah perhotelan, pemukiman, dengan tingkat rasio yang nantinya dibuat keseimbangan, dimana dijadikan kawasan ini bukan hanya tempat
kerja dan hunian tetapi juga tempat rekreasi. Karena disadari manusia bukan hanya harus memenuhi kebutuhan jasmani dan rohaninya tetapi juga membutuhkan refresing.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah XXVI DIRJEN Perbendaharaan Negara Kendari Elin Sumarlina menjelaskan, KPPN yang berada dijalan Anoa sudah tidak memungkinkan lagi. Pasalnya, letak gedung kantor tersebut tidak memadai lagi karena tidak memiliki garis sepadan. Disamping itu, tidak memiliki lapangan parkir sehingga sering timbul kecelakaan didepan kantor karena aparat masyarakat yang akan dilayani parkir dijalan. Untuk itu pihaknya berharap dengan kantor yang memadai bisa memberikan pelayanan pada mitra kerja dengan baik. Oleh sebab itu diharapkan dapat bekerja dengan baik sehingga tercipta pemerintahan Good Governance. (Lay-Kepres)
- Senin, 7 Maret 2011Jelang HUT Sultra, Stadion Betoambari Dibenahi
- Kamis, 4 September 2008Jumat, Menhub Tiba di Bau-Bau
- Kamis, 7 Oktober 2010Amirul Tinjau Kota Pertanian Suwon
- Minggu, 23 Mei 2010Kwarcab Bau-Bau, Gelar rapat Revitalisasi
- Senin, 25 April 2011Kepala Daerah Diminta Hati-Hati Keluarkan IUP








