Sudah berpuluh-puluh tahun Pulau Buton dikenal dunia luar dengan Tambang aspalnya, dan konon buton aspal Buton salah satu daerah yang menyuplai kebutuhan negara negara Eropa untuk pembangunan infrastruktur jalan di negara mereka. Namun sayang beribu sayang di zaman yang lebih moderen sekarang ini tambang Aspal kita sudah mulai di lupakan oleh dunia luar. Hal ini dikarenakan kurangnya penanganan yang profesional, dan dikarenakan persaingan dunia pertambangan yang kompetitif. Syukur Alhamdulilah pada dekade tahun 90an setelah diadakan riset di pulau Buton ternyata pulau Buton kaya akan minyak, semen, gas alam, dan yang baru baru ini ditemukannya tambang Emas di Bombana. Semua ini diperlukannya SDM yang lebih pengetahuannya tentang pengelolahan pertambangan yang lebih profesional dengan melibatkan generasi muda di Pulau Buton. Oleh karena itu untuk mendukung hal tersebut diatas di perlukannya lembaga pendidikan Pertambangan berupa insitut Pertambangan dikota Bau-Bau yang akan melahirkan putra-putra daerah yang kelak akan mengelolah tambang di daerah sendiri yang akan di persembahkan untuk kemakmuran masyarakat Buton dan Negara.
Wassalam
Muh. Anwar
Tembagapura - Papua
- Rabu, 1 Februari 2012Aparatur Pemkot Baubau Diminta Tingkatkan Kinerja
- Sabtu, 18 Oktober 20083 Diva Sukses Guncang Bau-Bau
- Jum'at, 1 Oktober 2010Ketua DPRD Baubau Bacakan Ikrar Pertahankan NKRI
- Selasa, 26 Agustus 2008Menilik Obyek Pariwisata Kota Bau-Bau
- Senin, 28 Juni 2010Raperda tentang Perkebunan Rakyat dalam Waktu Dekat Bakal di ajukan









