Kabar menarik bagi pencinta buku di Indonesia, khususnya buku fiksi menyangkut budaya. Kali ini dari kawasan timur Indonesia, tepatnya di Kota Bau-Bau Sulawesi Tenggara telah di lounching (diluncurkan) secara resmi didepan publik tepatnya di acara Bau-Bau Expo 2008 senin malam kemarin (13/10). Buku ini berjudul “Menyibak Kabut di Keraton Buton’ oleh penerbit Respect.
Buku ini cukup menyita perhatian publik di kawasan Buton Raya, sebab buku yang diterbitkan anak muda Bau-Bau yang sementara menempuh studi pasca sarjana diberbagai perguruan tinggi di Pulau jawa ini terbilang yang pertama berstandar ISBN.
Saat dilounching yang dirangkaikan dengan bedah buku tersebut, sang editor Yusran Darmawan mengatakan buku ini baru merupakan kumpulan tulisan dari berbagai penulis Buton, dan diharapkan memotivasi penulis-penulis lokal untuk terus mengangkat citra Bau-bau dan Buton secara umum. “Masih banyak terdapat kekurangan didalamnya tetapi setidaknya buku ini dapatr memotivasi penulis-penulis lokal untuk membuat buku dalam berbagai versi,” ujar Yusran.
Beberapa panelis buku tersebut diantaranya Walikota Amirul Tamim dan Budayawan La Ode Abdul Munafi mengatakan sangat bangga dengan terbitnya buku ini, sebab selama ini cukup banyak buku yang diterbitkan penulis-penulis Bau-Bau namun bersifat underground.
Bahkan Walikota sendiri berjanji akan memfasilitasi penulis-penulis untuk dapat menerbitkan buku-buku yang dapat mengangkat citra Buton di publik nasional. “termasuk sejarah dan apa yang menjadi kejayaan negeri inio harus dibukukuan, pemkot siap memfasilitasi hal tersebut, jika memang benar-benar layak untuk diterbitkan,” kata Walikota Amirul.
Sementara La Ode Abdul Munafi mengatakan, sejarah masa lalu Buton yang saat ini termarginalisasi di publik nasional, harus dipaparkan secara jujur oleh para penulis-penulis daerah ini. (hamzah)
- Kamis, 28 Oktober 2010Hari Sumpah Pemuda Picu Inspirasi dan Motivasi
- Minggu, 5 April 2009Permainan Tradisional Buton Kembali 'Digali'
- Selasa, 20 Oktober 2009Pembangunan Bau-Bau Tetap Perhitungkan Daerah Sekitar
- Kamis, 3 Juli 2008Kota Bau-Bau Miliki Ratusan Spesies Anggrek yang Belum Teridentifikasi
- Minggu, 3 Oktober 2010Walikota dan Ketua DPRD Diundang ke Korea Bahas Kerja Sama Bidang Pertanian









