Keinginan Walikota Baubau Drs Amirul Tamim, M.Si untuk mengangkat harga dan budaya Buton dalam berbagai even tidak pernah surut. Hari Selasa sore (22/9), berhadapan penjahit se kota Baubau yang dipusatkan di Bantea Umuri Bolu Rujab Walikota, Amirul Tamim ‘menantang’ mereka untuk berbuat dan mengangkat citra khas Buton lewat jalur fashion.
“Saya tantang saudara untuk berbuat dan memberi nilai lebih pada khasanah dan corak pakaian kebutonan kita, saudara-saudara harus lebih kreatif dan inovatif,” ujar Walikota.
Tantangan Walikota tersebut terkait keinginan Walikota untuk menjual ‘kahasanah’ pakaian Buton yang menurut sejumlah pemerhati fashion memiliki nilai seni yang amat tinggi. “Tinggal bagaimana mengemasnya dan menjualnya” imbuh Walikota.
Hal lain kata Walikota, dalam waktu dekat pihaknya mencanangkan gerakan sepekan dengan sentuhan khas Buton. “Jadi pakaian khas kita bukan sekedar untuk acara adapt, tapi lebih dari itu harus lebih modif tanpa meningalkan ke khasannya, sehingga pakaian bkhas kita benar-benar menjadi milik bangsa secara utuh,” paparnya.
Menindaklanjuti hal tersebut, Walikota memerintahkan proses fhotografi dan mode untuk pakahaian khas buton tersebut, dan para penjahit diminta untuk dapat belajar membaca pasar-pasar fashion.
Adapun pertemuan dengan para penjahit ini difasilitasi pihak dinas Perdagangan, Perindustrian dan UKM yang dpimpin lagsung Kadisnya, Feto Daud SE M.Si (zah/inkom)
- Senin, 12 Juli 2010Walikota Bangga Pada Warga Enrekang
- Senin, 4 Juli 2011Sekda Harap, Atlit Baubau harumkan Daerah pada Propprov XI
- Kamis, 7 Juli 2011Atletik Sumbang Medali Emas Pertama Untuk Baubau
- Jum'at, 9 September 2011Tim Arkeolog Nasional Teliti Masuknya Islam di Buton
- Kamis, 4 Maret 2010Walikota Bangun Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah









